Image

Stoner Sebut Terdapat Perbedaan Gaya Balapan di MotoGP

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Minggu 11 Februari 2018 00:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 10 38 1857768 stoner-sebut-terdapat-perbedaan-gaya-balapan-di-motogp-m8kBoUYTyf.jpg Aksi balapan MotoGP (Foto: Crash.net)

AALST – Mantan pembalap dan juara dunia MotoGP yang pernah membela Tim Ducati, Casey Stoner menyebut terdapat perbedaan gaya balapan di MotoGP. Ia menyampaikan selama bertahun-tahun terdapat peningkatan kecepatan dari masing-masing rider dan tim.

Namun, Stoner menilai perbedaan gaya balapan tiap rider tak serta-merta menjadikan persaingan MotoGP semakin menarik. Meski begitu, ia tetap meyakini kompetisi MotoGP 2018 bakal berlangsung sengit dan menghadirkan aksi-aksi gemilang dari para rider.

Baca juga: Stoner: Rossi Masih yang Terbaik di MotoGP

“Setiap orang telah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa tingkat tersebut (kecepatan) terus meningkat, namun saya kembali setelah empat tahun masa pensiun dan memiliki waktu putaran yang sama (terbaik) seperti saat saya masih menjadi pembalap. Saya tidak melihat ada peningkatan (daya saing),” ungkap Stoner, seperti dilansir Motorsport, Minggu (11/2/2018).

Di sisi lain, Stoner menuturkan jika dirinya bakal kembali mentas di MotoGP dan bersaing dengan sejumlah pembalap top, maka ia akan mengerahkan kemampuan terbaik sesuai dengan gaya membalapnya. Ia menyebut berbagai komponen mempengaruhi performa seorang rider di lintasan.

“Satu hal yang menjadi pembeda terletak pada gaya mengemudi. Meskipun saya kembali bersaing melawan Dovi, Jorge (Lorenzo) dan Pedrosa dan mereka masih menang hari ini untuk memperebutkan gelar,” ujarnya.

“Selalu ada kaitannya dengan bagaimana Anda menyesuaikan gaya balap, motor dan perangkat elektronik Anda,” jelasnya.

Baca juga: Bos Dorna: Rossi Masih Punya Motivasi Tampil di MotoGP

Stoner juga mengkritisi risiko yang diambil oleh rider MotoGP dalam mencapai ambisinya di suatu seri balapan. Ia pun tetap memikirkan faktor keselamatan menjadi hal utama meski bersaing merebut gelar juara.

“Saya masih bisa menjalankan putaran waktu yang sama dengan risiko yang jauh lebih kecil, jadi saya pikir ada cara untuk menjadi cepat tanpa risiko terlalu banyak. Ada pembalap yang bisa menang tanpa melakukan seperti Marquez,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini