Randy Mamola Akan Masuk Hall of Fame MotoGP Musim 2018

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 10:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 10 38 1857499 randy-mamola-akan-masuk-hall-of-fame-motogp-musim-2018-qNkUmB82Z9.jpg Randy Mamola (Foto: AFP)

MADRID – Legenda balap, Randy Mamola, kabarnya akan dimasukan ke dalam Hall of Fame MotoGP musim 2018. Rencananya upacara penobatan Mamola akan dilangsungkan pada seri ketiga MotoGP 2018 di Sirkuit Austin, Amerika Serikat.

Sepanjang karier balapnya, Mamola telah sukses 13 kali menjuarai balapan di kelas 500cc dan empat kali meraih runner-up dengan tiga pabrikan yang berbeda. Mamola adalah salah satu pembalap paling sukses yang tidak mengklaim kejuaraan dunia di kelas utama.

Sejak pensiun dari dunia balap pada 1992, Mamola tetap berada di dunia olahraga melalui berbagai peran untuk pengendara dan tim. Selain itu ia juga terlibat dalam sebuah badan amal dan bergabung dengan pembalap lainnya untuk bidang kesehatan.

“Saya tidak mengharapkannya, tapi merupakan kejutan yang menyenangkan untuk memulai hari kerika saya menerima telepon. Ketika saya memberi tahu istri dan anak saya seperti yang bisa Anda bayangkan. Ini adalah ucapan selamat yang besar, tapi kemudian Oh tidak, sekarang kami harus hidup dengan legenda,” terang Mamola, menyadur dari Crash, Sabtu (10/2/2018).

“MotoGP adalah hidup saya dan saya telah berada di paddock selama 39 tahun. Saya telah melihat begitu banyak hal sejak pertama kali saya berada di paddock pada usia 19 tahun dan ini adalah sebuah kehormatan bagi saya untuk disertakan dalam tingkat yang tinggi,” lanjutnya.

Baca Juga:

(Iannone Banyak Belajar dari Musim 2017 dalam Tunggangi GSX-RR)

“Saya juga senang akan mendapatkan penghormatan di Texas bersama seluruh keluarga dan teman-teman saya. Anda harus menyerap apa itu, dan kemudian Anda memikirkan bagaimana ini menjadi kehormatan untuk diterima. Saya berharap di suatu tempat di sepanjang garis, saya dapat membayar ini kembali dengan pekerjaan yang terus sapa lakukan di dalam paddock,” pungkasnya.

“Saya yakin, saya adalah legenda pertama yang belum pernah menjadi juara dunia. Saya pikir prestasi yang saya miliki dan menjadi bagian dari kegiatan amal adalah bagian lain untuk ditambahkan. Menyebarkan olahraga mendukung olahraga, Anda adalah duat besar. Merupakan suatu kehormatan untuk bekerja di paddock dan saya tidak menganggapnya enteng,” tutupnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini