KTM Masih Berjuang Kembangkan RC16 Musim 2018

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 09:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 10 38 1857497 ktm-masih-berjuang-kembangkan-rc16-musim-2018-W5SDHhlZOi.jpg Mika Kallio (Foto: AFP)

MATTIGHOFEN – Ducati bukanlah satu satunya tim yang menargetkan peningkatan kemampuan yang mengacu pada prototipe MotoGP musim 2018. Tim asal Austria, KTM juga telah bekerja untuk meningkatkan kualitas menikung pada RC16 miliknya.

Setelah tes pramusim di Sepang, kabarnya perubahan sasis baru akan sangat membantu dalam balapan. Namun, kabar buruknya KTM masih kalah dari pesaingnya di berbagai daerah. Hal tersebut diungkapkan oleh tes driver mereka, Mika Kallio yang menjajal kuda besi KTM di Malaysia. Saat itu ia harus melakukan tes ekstra untuk menggantikan Pol Espargaro yang mengalami cedera usai terjatuh di hari kedua.

“Sayangnya, Pol tidak bisa naik, tapi sisi lain bagus karena saya bisa naik motornya dan memiliki perbandingan yang lebih jelas antara motor tua dan motor baru. Apa yang berbeda dari kedua motor ini,” jelas Kallio, sebagaimana dilansir Crash, Sabtu (10/2/2018).

“Pada dasarnya jika Anda melihat tingkat waktu putaran untuk ketiga pembalap, Pol, Bradley dan saya benar-benar dekat pada waktu putaran ini. Saya tidak puas dengan itu, kami harus bisa lebih cepat. Alasan mengapa kami tidak terlalu dini untuk mengatakannya, tapi kami bisa melihat beberapa hal pada motor balap yang mungkin tidak setingkat motor lama,” lanjutnya.

Baca Juga:

(Iannone Banyak Belajar dari Musim 2017 dalam Tunggangi GSX-RR)

“Sebagian besar waktu musim lalu, saya kira semua pembalap kami mencari lebih banyak putaran untuk motor ini. Ini adalah masalah terbesar yang sedang kami hadapi dan arah yang ingin kami jalani musim 2018 akan ada lebih banyak tikungan,” imbuhnya.

“Sepertinya kami menemukan hal yang sesuai untuk sasis baru ini, sedikit lebih ringan untuk dikendarai, sedikit mengurangi tenaga fisik. Jadi, ini adalah arah yang bagus, tapi kami juga meleatkan sesuatu. Sangat normal bila Anda mendapatkan sesuatu tapi Anda kehilangan tempat lain. Jadi ada hal-hal positif dan negatif. Sekarang kami perlu memilah milah poin negatif dan jika kami bisa melakukan itu, kami akan lebih baik dalam tes berikutnya,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini