Hulkenberg Angkat Suara Tentang Pelarangan Grid Girls di F1 Musim 2018

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 07:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 10 37 1857494 hulkenberg-angkat-suara-tentang-pelarangan-grid-girls-di-f1-musim-2018-dbuO9Wx1uX.jpg Grid Girls (Foto: AFP)

ENSTONE – Pembalap Renault, Nico Hulkenberg, kabarnya telah menjadi salah satu pembalap yang tidak setuju dengan pelarangan grid girls dan podium girls dalam kompetisi Formula One (F1) musim 2018.

desas desus penggunaan grid girls di F1 sempat menjadi sorotan utama pada musim lalu. CEO F1, Chase Carey, telah membuat masa depan mereka diragukan setelah mengambil alih jabatan Bernie Ecclestone yang pensiun.

Namun saat ini, Direktur Operasi Komersial F1, Sean Bratches, mengumumkan bahwa olahraga telah menghilangkan penggunaan grid girls dan podium girls dalam balapan. Keputusan ini tentunya sangat mengejutkan berbagai kalangan.

Meski demikian Bratches tetap bersikukuh pada pendiriannya. Ia tetap akan menghapuskan penggunaan grid girl dan podium girl di F1 karena hal tersebut telah bertentangan dengan norma sosial modern.

Sebagaimana diketahui, grid dan podium girls merupakan salah satu tradisi terlaris dalam olahraga. Dalam setiap acara peran wanita menjadi salah satu hal yang paling menonjol sebagai pembuka maupun penutup balapan.

“Langkah mundur lebih jauh untuk pertunjukan. Beberapa gadis seksi di depan mobil sangat bagus untuk keseluruhan aspek tersebut,” tegas Hulkenberg, sebagaimana dilansir dari Grandprix, Sabtu (10/2/2018).

Selain mengkritik tentang pelarangan grid girls, Hulkenberg juga berkomentar dengan penggunaan perlindungan kokpit yang diciptakan Federasi Internasional Automotive (FIA) yang diberi nama Halo Teknologi. Menurutnya penggunaan Halo merupakan salah satu contoh tindakan buruk F1 lainnya.

Baca Juga:

(Kepala Tim McLaren Tak Mungkiri Ingin Rekrut Hamilton)

“Ini adalah pukulan besar. bukan hanya karena terlihat bodoh, tapi kemungkinan bahwa kecelakaan akan terjadi dimana Halo benar-benar membantu. Olahraga motor tumbuh dengan cepat, dan semua pembalap sadar akan hal itu,” lanjutnya.

Hulkenberg juga mempertahankan posisinya di buku rekor sebagai pembalap terlama yang tidak pernah berdiri di atas podium.

“Ini adalah sebuah prestasi. 135 balapan tanpa tampil dan masih dalam F1. Saya selalu percaya bahwa ketika Anda bekerja keras dan bertahan, hal baik akan terjadi. Jadi jika saya tidak merasa tertekan dan yakin bahwa tahun-tahun terbaik saya masih di depan,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini