Susy Susanti Dorong Tunggal Putri Indonesia Raih Prestasi Terbaik dengan Kerja Keras

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Jum'at 09 Februari 2018 01:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 08 40 1856899 susy-susanti-dorong-tunggal-putri-indonesia-raih-prestasi-terbaik-dengan-kerja-keras-Zzi4lhw915.jpg Tunggal putri Indonesia, Fitriani (Foto: PBSI)

ALOR SETAR – Tim Uber Indonesia menuai hasil gemilang di laga terakhir penyisihan Grup Z babak kualifikasi Piala Uber Zona Asia 2018. Greysia Polii dan kawan-kawan menang atas China dengan skor ketat 3-2.

Sebelumnya, Tim Uber Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor telak 5-0. Dengan begitu, Indonesia pun keluar sebagai juara Grup Z kualifikasi Piala Uber Zona Asia 2018.

Baca juga: Indonesia Tumbangkan China 3-2 di Kualifikasi Piala Uber 2018 Zona Asia

Usai laga, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti memberikan komentarnya terhadap penampilan tunggal putri Indonesia di babak penyisihan grup. Susy mendorong tunggal putri Indonesia dapat meraih prestasi terbaik dengan kerja keras.

Meski sempat melontarkan kritikan keras kepada para tunggal putri Pelatnas Cipayung, namun hal itu disampaikan Susy semata-mata untuk memotivasi anak didiknya. Ia pun bertekad membawa sektor tunggal putri bisa sejajar dengan empat sektor lainnya yang memiliki prestasi lebih baik.

“Saya hanya bisa kasih masukan, kritik membangun yang menyemangati, bukan maksudnya mengintimidasi. Saya bilang, ayo bangkit, nggak mungkin kita capai prestasi kalau nggak kerja keras, nggak mungkin kalau di zona nyaman terus. Kita harus akui kalau masih kalah dengan negara lain. Kalau kalah otomatis kerjanya harus dobel untuk bisa menang,” ungkap Susy, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (9/2/2018).

“Empat sektor sudah membuktikan, saya bilang, kenapa tunggal putri belum? Saya juga penasaran, alangkah baiknya kekuatan merata di semua sektor. Ini yang membuat saya berikan perhatian lebih dan kritik lebih kepada tunggal putri. Kalau tidak dikritik, mereka akan, yah sudah begini saja. Tapi kan sayang, mereka punya kemampuan. Toh kalau juara mereka juga yang menikmati,” sambungnya.

Baca juga: Fitriani Buka Kartu soal Kemenangannya atas Chen Yufei

Susy pun mengapresiasi kemajuan yang terjadi di sektor tunggal putri mulai menunjukkan perbaikan. Ia menyebut kemenangan atas China di babak kualifikasi Piala Uber 2018 bisa memicu prestasi gemilang lainnya ke depan.

“Mereka mendengarkan dan mungkin terpacu untuk membuktikan. Saya senang, tapi saya harap perubahan ini tidak untuk kali ini saja, masih banyak pertandingan lain yang harus dibuktikan,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini