Image

Susy Susanti Apresiasi Langkah Tim Uber Indonesia Jadi Juara Grup Z

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Jum'at 09 Februari 2018 00:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 08 40 1856898 susy-susanti-apresiasi-langkah-tim-uber-indonesia-jadi-juara-grup-z-IU4a5PeZFr.jpg Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Foto: PBSI)

ALOR SETAR – Tim Uber Indonesia sukses menjadi juara Grup Z pada babak kualifikasi Piala Uber Zona Asia 2018 dan berhak lolos ke perempatfinal. Kepastian itu diraih para srikandi Merah Putih usai mengalahkan tim kuat, China di laga terakhir penyisihan grup dengan skor ketat 3-2 di Sultan Abdul Halim Stadium, Kamis 8 Februari 2018.

Kemenangan pertama Tim Uber Indonesia atas China diraih melalui tunggal putri pertama, Fitriani. Ia berhasil menaklukkan Chen Yufei melalui rubber game dengan skor 16-21, 21-12, dan 21-15 dalam waktu 1 jam tujuh menit.

Baca juga: Indonesia Tumbangkan China 3-2 di Kualifikasi Piala Uber 2018 Zona Asia

Selanjutnya, ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menang atas Du Yue/Li Yunhui dengan skor 21-18 dan 21-12. Tertinggal 0-2, China menipiskan ketertinggalan melalui tunggal putri kedua, He Bingjiao yang mengalahkan wakil Merah Putih, Gregoria Mariska Tunjung dengan skor 21-23 dan 10-21.

Tim Uber Indonesia akhirnya memastikan kemenangan atas China melalui ganda putri kedua. Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta mampu menumbangkan Cao Tong Wei/Yu Zheng melalui pertarungan tiga set, dengan skor 21-14, 19-21, dan 23-21. Terakhir, tunggal putri ketiga Merah Putih, Ruselli Hartawan takluk dari Chen Xiaoxin dengan skor identik 17-21 dan 17-21.

Menanggapi hasil tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti mengapresiasi langkah Tim Uber Indonesia menjadi juara Grup Z. Meski begitu, ia tetap mengingatkan para pemain putri tetap fokus dan konsisten di babak selanjutnya.

“Ini baru langkah awal, kami harus tetap fokus dan konsisten di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kemenangan ini menjadi satu penyemangat untuk tim putri,” ungkap Susy, seperti dilansir laman resmi PBSI, Jumat (9/2/2018).

Susi menilai sektor tunggal putri mulai menunjukkan kemajuan, khususnya Fitriani. Ia pun juga memuji kinerja sektor ganda putri yang berhasil mengamankan dua poin di laga kontra China. Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu menyebut kemenangan atas China menjadi modal penting Tim Uber Indonesia untuk memperbaiki prestasi.

Baca juga: Indonesia Keluar Sebagai Juara Grup D di Kualifikasi Piala Thomas Zona Asia 2018

“Dari tiga tunggal, Fitri yang dapat poin. Setelah di Indonesia Masters 2018 dia bisa mengimbangi Ratchanok (Intanon), sepertinya ini menambah keyakinan dia. Ganda putri memang mengemban tanggung jawab yang berat. Ini team event, Rizki/Della jadi penentu pula. Saya lihat memang ada ketegangan, lawannya pasangan muda yang permainannya cukup alot. Rizki/Della akhirnya bisa lepas dari ketegangan itu,” tutur Susi.

“Saya lihat kali ini tim putri bisa main tanpa beban, tapi masih punya kemauan untuk menang. Semangat dan kerja keras yang ditunjukkan membuahkan hasil. Setelah sekian lama terpuruk, saya rasa kemenangan atas tim China ini bisa jadi modal bagi pemain-pemain putri kita untuk memperbaiki diri untuk bisa masuk ke jajaran elit,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini