Image

Kejutan Fitriani juga Bikin Della/Rizki Termotivasi

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 19:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 08 40 1856743 kejutan-fitriani-juga-bikin-della-rizki-termotivasi-Pn1G9CI0tz.jpg Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris (Foto: PBSI)

ALOR SETAR – Ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, mengaku juga ikut termotivasi pasca-kemenangan Fitriani saat laga kontra China di Kualifikasi Piala Uber 2018, di Stadion Sultan Abdul Halim, Kamis (8/2/2018) siang WIB. Bahkan keduanya sukses menjadi penentu kemenangan Indonesia atas China dengan skor 3-2.

Pasangan peringkat 29 dunia itu mengaku bersyukur bisa menjadi penentu keberhasilan Indonesia memuncaki Grup Z. Tapi keduanya juga tak lepas memuji performa Fitriani yang berhasil menyumbangkan poin bagi Indonesia di laga pertama.

“Kami bersyukur tim putri bisa menang dari China, sebetulnya yang tidak disangka itu Fitriani bisa menang di partai pertama, dia tampil luar biasa,” ungkap Rizki, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (8/2/2018).

Baca juga Fitriani Buka Kartu soal Kemenangannya atas Chen Yufei

Peluang besar Indonesia memenangi laga kontra China ketika sudah unggul 2-1 memang berada pada pundak Della/Rizki. Pasalnya dari segi pengalaman dan prestasi yang dimiliki juara Bitburger Open 2017 itu masih unggul jauh ketimbang Cao Tong Wei/Yu Zheng.

Meski sempat perkasa di set pertama, tetapi pada set kedua, Della/Rizki mengalami kelelahan. Keinginan menang yang terlalu besar akhirnya sedikit berdampak pada permainan keduanya. Beruntung laga akhirnya berhasil dituntaskan dengan baik oleh Della/Rizki dalam pertarungan tiga set 21-14, 19-21, dan 23-21.

Baca juga Greysia/Apriyani Termotivasi dengan Kemenangan Fitriani

“Kami sih tidak dibebankan, tetapi kami kan pasti mau menang, mau berusaha menyumbang angka untuk tim, apalagi Indonesia sudah unggul 2-1. Kami terlalu ingin menang, setelah menang di game pertama, kami justru terlalu hati-hati mainnya,” tambah Della.

“Waktu di akhir-akhir game, kami tidak mau memikirkan poin, yang penting bagaimana caranya shuttlecock masuk dulu ke area lawan. Semakin kami nafsu ingin mematikan lawan, mereka malah akan semakin bagus,” ucap Della.

“Lawan bermain nothing to lose, dan kami agak tertekan karena kalah di game kedua. Sebetulnya mereka hanya menunggu kami membuat kesalahan sendiri,” tutup Rizki.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini