Greysia/Apriyani Akui Tak Anggap Remeh Pasangan Pelapis China

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 18:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 08 40 1856739 greysia-apriyani-akui-tak-anggap-remeh-pasangan-pelapis-china-Gu7nyxmY8y.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Foto: PBSI)

ALOR SETAR – Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, mengaku tidak mengaggap remeh lawan yang dihadapi saat bertemu China di Kualifikasi Piala Uber 2018 Zona Asia. Pada laga tersebut, pasangan peringkat tujuh dunia itu sukses mengalahkan Du Yue/Li Yunhui dengan skor 21-18 dan 21-12.

Meski saat itu Indonesia sudah unggul 1-0, tetapi Greysia/Apriyani tak ingin keunggulan itu disamakan oleh China. Apalagi peluang Greysia/Apriyani untuk merebut kemenangan sangat terbuka lebar. Hal tersebut pun tak disia-siakan oleh keduanya untuk meraih kemenangan.

Greysia/Apriyani sejatinya mengaku cukup kelelahan dengan dua turnamen berturut-turut sebelumnya yang dilakoni di Indonesia Masters dan India Open. Terlebih keduanya pada dua turnamen tersebut harus menjalani laga secara full karena sukses menembus babak final di Indonesia Masters dan India Open.

Baca juga Greysia/Apriyani Termotivasi dengan Kemenangan Fitriani

Tetapi nyatanya hal tersebut bukan persoalan. Keduanya sama-sama bertekad untuk bisa meraih kemenangan dan mengamankan partai kedua. Sadar akan tanggung jawab tersebut, keduanya bermain sangat baik dan menyumbangkan poin kedua untuk Indonesia.

“Saya bilang ke Apri, kami sudah melewati dua pertandingan beruntun sebelumnya yang menguras tenaga dan pikiran, terutama pikiran yang lebih terkuras. Di pertandingan tadi, saya bilang, paksa ya satu-satu, yang penting kami bisa menyumbang angka untuk tim. Du/Li walaupun pelapis, tak bisa dianggap remeh,” ungkap Greysia, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (8/2/2018).

Baca juga Indonesia Tumbangkan China 3-2 di Kualifikasi Piala Uber 2018 Zona Asia

“Tidak pernah terpikir jadi ganda pertama dan ada beban, pokoknya hanya mikirnya ke permainan dan bertanggung jawab sama diri sendiri. Memang ada kak Greys yang lebih senior, tetapi kan saya tidak selalu diingatkan terus-terusan, jadi lebih siapkan diri sendiri,” tambah Apriyani.

Poin pertama Indonesia sebelumnya dimenangkan oleh Fitriani yang sukses membuat kejutan dengan mengalahkan Chen Yufei. Kemenangan Indonesia atas China baru bisa dipastikan setelah pasangan ganda putri lainnya yakni Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta memenangi partai keempat. Sayang dua tunggal putri muda, Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan mengalami kekalahan.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini