Fitriani Buka Kartu soal Kemenangannya atas Chen Yufei

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 15:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 08 40 1856621 fitriani-buka-kartu-soal-kemenangannya-atas-chen-yufei-H8XdulhS3o.jpg Fitriani (Foto: PBSI)

ALOR SETAR – Tunggal putri Indonesia, Fitriani, tak diduga berhasil menyumbangkan satu poin untuk Tim Merah Putih kala menjalani laga terakhir Grup Z kontra China pada Kualifikasi Piala Uber 2018 Zona Asia di Sultan Abdul Halim Stadium, Kamis (8/2/2018) siang WIB. Turun sebagai tunggal pertama, Fitriani berhasil menumbangkan Chen Yufei dengan skor 16-21, 21-12, dan 21-15.

Memang secara pertemuan, Fitriani pernah mengalahkan Yufei. Namun pertemuan itu terjadi empat tahun silam kala bertemu di Kejuaraan Dunia Junior 2014. Sementara lainnya, pemain kelahiran Garut itu harus menyerah dari pemain peringkat delapan dunia tersebut sebanyak tiga kali.

“Syukur alhamdulillah saya bisa menyumbang angka untuk tim. Awalnya agak tegang karena saya jadi tunggal pertama. Apalagi rekor pertemuan saya 1-3,” ungkap Fitri, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (8/2/2018).

Baca juga Tim Uber Indonesia Juara Grup Z Usai Taklukkan China

Pada pertemuan terakhir yang terjadi di babak 16 besar Macau Open 2016, Fitriani harus menyerah dua set langsung dari pemain berusia 19 tahun itu. Namun pada kali ini, Fitriani  sukses menerapkan strateginya dengan baik melalui penempatan-penempatan bola yang apik.

"Di game pertama saya masih sering ragu-ragu, ada faktor angin juga. Pada game kedua, saya lebih berani relinya. Sebetulnya kalau saya tahan, bisa menjauhkan shuttlecock dari jangkauan lawan dan pukulan lawan yang susah itu bisa saya kembalikan, lama-lama dia jadi enggak percaya diri juga sama pukulannya,” tambahnya.

Baca juga Indonesia Tumbangkan China 3-2 di Kualifikasi Piala Uber 2018 Zona Asia

“Chen kelihatan agak lemas waktu mengejar bola. Mungkin karena ini pertandingan beregu, beda dengan perorangan. Penampilannya beda dengan pertemuan terakhir kami,” lanjut pemain berusia 19 tahun itu.

Kemenangan Fitriani pun berlanjut dengan dua kemenangan Indonesia melalui ganda putri yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. Sementara Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan gagal menyumbangkan poin. Alhasil Indonesia memastikan kemenangan atas China dengan skor 3-2.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini