Share

Babel Tuan Rumah Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Grand Prix 2018

Arsan Mailanto, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 01 43 1853326 babel-tuan-rumah-turnamen-bulu-tangkis-indonesia-grand-prix-2018-aYZSgFJNnR.jpg Ilustrasi bulu tangkis. (Foto: Shutterstock)

PANGKALPINANG - Ajang kejuaraan bulu tangkis internasional Grand Prix 2018 akan digelar di Bangka Belitung pada September 2018. Pagelaran dunia tersebut berlangsung di GOR Sahabuddin, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang akan diikuti sedikitnya 20 negara.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bangka Belitung, Suharto mengungkapkan, event internasional tersebut sekaligus sebagai ajang pengenalan daerah yang sedang gencar menggaungkan pariwisata sesuai program kerja pemerintah.

"Ajang kejuaraan bulutangkis internasional ini akan digelar September, pasca-Motocross MXGP 2018 di bulan Juli. Ada sekira 20 negara termasuk Indonesia sebagai tuan rumah," ujarnya kepada awak media di Pangkalpinang, Kamis (1/2/2018).

Suharto menyatakan, bahwa perhelatan Grand Prix 2018 akan tampil di event bulutangkis ini sebuah turnamen berskala internasional, yang melibatkan beberapa pebulu tangkis papan atas dunia. Turnamen ini juga akan menempa mental para pemain Indonesia untuk menghadapi kerasnya kompetisi sepanjang musim 2018.

Dia menjelaskan, ditunjuknya kembali Bangka Belitung sebagai tuan rumah. Karena, tidak terlepas dari kesuksesan Bangka Belitung yang menggelar Kejurnas PBSI 2017 lalu.

"Kita bisa dipercaya lagi, sebab PBSI puas dan mengakui bahwa pelaksanaan Kejurnas PBSI 2017 lalu sukses makanya kami ditunjuk kembali sebagai tuan rumah. Bedanya, kali ini bertaraf internasional jadi kita masyarakat Babel harus bangga dan turut menyukseskan Grand Prix 2018," tuturnya.

Maka dari itu, kata Suharto untuk mempersiapkan segala keperluan Grand Prix 2018 pada pertengahan bulan ini, team dari PP PBSI dan Asia akan berkunjung ke Bangka Belitung untuk meninjau venue GOR Sahabuddin, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Tim dari pusat akan datang Februari 2018 ini, mereka akan meninjau dan melakukan survey terhadap venue GOR Sahabuddin Pangkalpinang untuk melihat apa saja kekurangan sehingga bisa diketahui apa yang mesti dibenahi dan direnovasi," tukasnya.

Menurut dia, dengan tampilnya pemain berlabel kelas dunia dalam ajang internasional Grand Prix 2018 ini, dipastikan bakal menyedot animo besar dari masyarakat sekitar khususnya Babel dan penonton di luar Bangka Belitung.

"Tentu akan banyak penonton dari luar daerah datang ke sini, sebab yang bertanding nanti pemain kelas dunia. Kita akan kerja keras berupaya semaksimal mungkin guna mensukseskan Grand Prix 2018. Jadi suksesnya ajang ini bukan hanya tugas PBSI, Pemprov, tetapi instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat Babel,"  tandas Suharto.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini