Share

Babel Kebut Renovasi Sirkuit Jelang Jadi Tuan Rumah MXGP 2018

Arsan Mailanto, Jurnalis · Rabu 31 Januari 2018 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 31 43 1852501 babel-kebut-renovasi-sirkuit-jelang-jadi-tuan-rumah-mxgp-2018-kta8Qta77e.jpg Sirkuit yang akan digunakan untuk MXGP 2018. (Foto: Istimewa)

PANGKALPINANG - Perhelatan kejuaraan dunia balap Motorcross MXGP 2018 kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Persiapan dini pun dipersiapkan.

Pasalnya, Babel kembali menjadi tuan rumah kejuaraan MXGP 2018. Pemrov pun telah mempersiapkan segala hal agar perhelatan akbar internasional itu kembali sukses.

Namun, untuk race track balapan di lahan seluas 7 hektar tepatnya di belakang GOR Sahabuddin, Kota Pangkalpinang, masih terbengkalai pasca-digunakannya dalam ajang yang sama pada 2017. Belum ada tanda-tanda perbaikan, sehingga track balapan tampak semak belukar ditumbuhi rumput ilalang.

Balapan sendiri bakal digelar pada 31 juni sampai 1 Juli 2018. Pemrov Babel pantas khawatir, karena berkaca pada perhelatan sebelumnya. Persiapan mepet membuat hasil gelaran balapan kurang maksimal.

Oleh sebab itu, Pemrov mestinya jauh-jauh hari harus mempersiapkan diri, terutama untuk sirkuit race balapan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bangka Belitung, Suharto berkoordinasi langsung dengan tim penyelenggara. Dia mengaku gencar telah melakukan komunikasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk memastikan penyelenggaraan MXGP 2018 ini sukses.

Tetapi saat ini jelasnya, untuk kepastian penyelenggaran event internasional tersebut, masih menunggu keputusan pihak dari penyelenggara.

"Dari hasil keputusan rapat bersama tim IMI Pusat itu belum final. Jadi malam ini juga saya ke Jakarta guna menindaklanjuti pembicaraan yang kemarin. Mudah-mudahan sudah ada finalisasi bahwa MX GP 2018 diadakan di sini," tuturnya dikonfirmasi Okezone di Pangkalpinang, Selasa 30 Januari 2018.

Dia menyampaikan MXGP 2018 memang akan diadakan di Bangka Belitung. Hanya saja menurutnya belum ada titik temu antara pihak Ikatan Motor Indonesia (IMI) dengan pihak penyelenggara atau EO di Negeri Serumpun Sebalai ini.

"Mungkin dalam internal yang ditunjuk IMI Pusat dan EO di Babel masih ada sesuatu yang harus dibicarakan. Kita tidak bisa masuk ke situ. Kita hanya memfasilitasi kebetulan kegiatannya di sini dan Pemrov juga sudah merestui untuk digunakan," imbuhnya.

Menurut Suharto, lambatnya proses perbaikan sirkuit race saat ini, disebabkan pihak penyelenggaran untuk sementara memfokuskan membangun sirkuit untuk MXGP di Semarang. Bahwa event ini juga berdekatan dengan MXGP yang akan digelar di Semarang pada 6-7 Juli 2018 nanti.

"Sirkuit kita ini enggak secepatnya direnovasi, karena memang tahun ini MXGP akan diadakan di dua wilayah di Indonesia yakni Semarang dan Babel. Namun, di Semarang itu track-nya di bangun dari awal jadi sementara difokuskan ke sana dulu. Sementara di sini diprediksi tidak akan memakan waktu lama untuk memperbaiki track yang ada," ungkapnya.

Jika memang MX GP 2018 akan jadi digelar di Bangka Belitung, maka fasilitas penunjang lainnya akan menggunakan GOR Sahabuddin seperti Peddok dan keperluan teknis para kru dan official di hari penyelenggaraan nanti.

"Oleh karena itu, kita harapkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat setempat. Karena dengan begitu, event internasional akbar ini tidak akan sukses tanpa dukungan seluruh stakeholder, instansi terkait, serta masyarakat Bangka Belitung umumnya," pungkas Suharto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini