nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Roger Federer Disebut Bermain Cerdas

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 30 Januari 2018 00:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 29 40 1851863 roger-federer-disebut-bermain-cerdas-hnj0njGba9.jpg Petenis Swiss, Roger Federer (Foto: AFP)

MELBOURNE – Mantan petenis nomor satu dunia, Roger Federer, kembali menunjukkan tajinya meski kini telah berusia 36 tahun. Pasalnya, Federer sukses mempertahankan gelar juaranya dalam turnamen Australia Open 2018 kala berhadapan dengan petenis Kroasia, Marin Cilic.

Melalui pertarungan sengit, Federer mampu memetik kemenangan dengan skor 6-2, 6-7, 6-3, 3-6, dan 6-1 atas Cilic. Tak ayal, Federer pun mendapat sanjungan dari banyak pihak karena dinilai mampu menjaga performa dan konsistensinya meski kini berada di usia yang tak lagi muda.

(Baca juga: Federer Rasakan Hal Istimewa Rengkuh Gelar Grand Slam Ke-20 di Australia Open 2018)

Banyak pihak menilai bahwa saat ini Federer menampilkan performa yang lebih baik di lapangan tenis ketimbang musim lalu. Kendati begitu, tanggapan berbeda justru datang dari legenda tenis Australia, Rod Laver. Menurutnya, penampilan Federer saat ini tidak bisa dikatakan lebih baik dari sebelumnya. Namun, Laver lebih menganggap Federer bermain cerdas.

Pria 79 tahun itu menilai bahwa kini Federer dapat menganalisis kelemahan lawannya dengan baik. Sehingga hal itu dapat dijadikan senjata oleh petenis Swiss untuk memberikan tekanan. Laver juga menyebut penampilan Federer kini sama baiknya dengan delapan atau 10 tahun lalu, dan bahkan saat ini kerap menampilkan potensi terbaiknya, meski hal itu tak selalu terjadi.

“Dia pastinya bermain sebaik yang dia lakukan pada delapan atau 10 tahun lalu. Saya tidak akan mengatakan penampilannya kini lebih baik, namun Roger menampilkan beberapa permainan terbaiknya. Namun mungkin tidak sepanjang waktu,” jelas Laver, mengutip dari  Tennis World USA, Selasa (30/1/2018).

“Dia bermain lebih cerdas. Anda belajar ketika Anda bertanding melawan musuh atau Anda banyak melihatnya, dia melihat kelemahan-kelemahan yang tidak orang lain lihat. Itu merupakan perbedaan yang Roger miliki,” lanjut Laver.

Atas kemenangannya di Australia Open 2018 tersebut, Federer pun kini semakin mengukuhkan statusnya sebagai petenis pria yang paling banyak menjuarai grand slam, yakni 20 kali. Adapun petenis nomor satu dunia saat ini, Rafael Nadal, menguntit Federer di posisi kedua dalam perolehan gelar grand slam dengan 16 gelar.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini