nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wozniacki Emosional Rebut Gelar Grand Slam Perdana di Australia Open 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 28 Januari 2018 04:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 28 40 1851231 wozniacki-emosional-rebut-gelar-grand-slam-perdana-di-australia-open-2018-0GPPm3oGaK.jpg Caroline Wozniacki (Foto: AFP)

MELBOURNE – Petenis putri asal Denmark, Caroline Wozniacki, akhirnya berhasil melepas dahaga trofi di ajang grand slam saat menjuarai Australia Open 2018 yang berlangsung di Rod Laver Arena, Melbourne, Sabtu 27 Januari 2018 malam WIB. Petenis berusia 27 tahun itu bahkan sangat emosional saat mengangkat trofi Australia Open yakni Piala Memorial Daphne Akhurst.

Pada babak final, Wozniacki secara dramatis berhasil mengandaskan perlawanan unggulan pertama yakni Simona Halep asal Rumania. Bermain selama dua jam 49 menit, unggulan dua tersebut berhasil menumbangkan Halep dengan skor 7-6(2), 3-6, dan 6-4.

Wozniacki pun mengaku senang bahkan tak mampu berkata-kata saat mengucapkan kata sambutan selepas menerima piala bergengsi awal tahun tersebut. Baginya ini merupakan mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Pasalnya ini merupakan gelar pertamanya di ajang grand slam di sepanjang kariernya.

Baca juga Wozniacki Angkat Trofi Pertamanya di Australia Open 2018

“Saya hanya beristirahat sebentar di sini untuk memeluk Daphne (piala Australia Open). Saya sudah mengimpikan momen ini selama bertahun-tahun dan berada di sini hari ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Suara saya bergetar. Saya tidak pernah menangis, tapi hari ini momen yang sangat emosional,” ucap Wozniacki dalam sambutannya.

Mengomentari laga finalnya menghadapi Halep, Wozniacki mengaku sangat sulit. Seperti halnya di set pertama yang sempat membuat pemain unggulan dua itu sedikit ketar-ketir. Sempat unggul 4-2, tetapi posisinya dikejar menjadi 5-5 bahkan hingga tie break 6-6. Beruntung pada skor penentuan, ia mampu menuntaskan tugasnya dengan baik.

Baca juga Roger Federer Melangkah Mudah ke Final Australia Open 2018

“Ini adalah tugas yang sulit. Sangat panas di luar sana. Saya pikir kami berdua sangat lelah pada akhirnya. Pada saat yang sama kami berjuang sekuat tenaga dan saya sangat bangga berada di sini bersama piala ini,” tambahnya, mengutip dari laman resmi Australia Open, Minggu (28/1/2018).

Sementara itu final di nomor putra akan dimainkan pada sore ini yang berlangsung di Rod Laver Arena. Pertandingan pamungkas Australia Open 2018 itu akan mempertemukan Roger Federer asal Swiss melawan Marin Cilic dari Kroasia.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini