nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agostini Puji Keputusan Miller Pindah ke Pramac Ducati

Nanda Karlita, Jurnalis · Rabu 24 Januari 2018 22:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 24 38 1849776 agostini-puji-keputusan-miller-pindah-ke-pramac-ducati-k37S1nBZL2.jpg Jack Miller (Foto: AFP)

MELBOURNE – Legenda pembalap MotoGP, Giacomo Agostini, memberikan komentar mengenai kepindahan Jack Miller ke Pramac Ducati. Menurutnya, Miller telah memilih keputusan yang tepat untuk meninggalkan Marc VDS.

Sebab hingga MotoGP 2017, Miller telah menjalani tiga musim menunggangi motor milik Honda yang dimulainya pada musim 2015. Agostini menilai keputusan Miller untuk pindah ke Ducati memang sangat baik karena perkembangan motor yang sangat baik.

(Baca juga: Cecchinello Akui LCR Honda Semakin Matang Setiap Musimnya)

Apalagi Agostini melihat penampilan Miller dalam tiga musim saat menunggangi motor Marc VDS. Saat tiga musim bersama tim yang bermarkas di Monte Carlo itu memang terbilang kurang memuaskan.

Di musim 2015, Miller hanya berada di urutan 19 pada klasemen akhir pembalap dengan koleksi 17 angka. Di musim berikutnya (2016), pembalap asal Australia itu naik satu peringkat ke posisi 18 dengan 57 poin.

Di MotoGP 2017, Miller menunjukkan peningkatan yang memang cukup signifikan dengan finis di posisi 11 yang mengoleksi 82 angka. Namun hal itu tak menjadi raihan besar bagi Agostini yang juga melihat perkembangan Miller yang cukup baik saat mentas bersama Marc VDS.

“Saya pikir mungkin dia memutuskan pada saat yang tepat karena Ducati sangat cepat dengan memiliki motor yang baik. Selama musim lalu, dia memiliki beberapa lomba yang baik dan beberapa tidak berjalan dengan mulus. Saya tidak tahu alasannya,” ujar Agostini, mengutip dari Fox Sport Australia, Rabu (24/1/2018).

(Baca juga: Aprilia Jadi Kandidat Terkuat Tim Petrucci Berikutnya)

“Inilah sebabnya mengapa tahun ini saya pikir sudah saatnya menunjukkan potensinya. Karena kadang tahun lalu ia memiliki race yang barus dan dia tampil dengan sangat cepat. Jika dia memiliki motor bagus, saya pikir dia akan memiliki hasil yang baik. Karena setelah dua tahun dia memiliki pengalaman baik dan saya melihatnya sendiri,” tambahnya.

“Ketika dia memutuskan untuk pindah dari Moto3 ke MotoGP. Saya katakan lompatannya terlalu jauh, karena biasanya Anda masuk ke Moto3 lalu Moto2 baru ke MotoGP. Dia terlalu cepat pergi ke MotoGP. MotoGP memiliki banyak kekuatan dan juga teknologi. Jadi dia menghabiskan banyak waktu untuk belajar,” tutup Agostini.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini