nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aprilia Jadi Kandidat Terkuat Tim Petrucci Berikutnya

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 24 Januari 2018 08:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 24 38 1849361 aprilia-jadi-kandidat-terkuat-tim-petrucci-berikutnya-2rqK9JmIXH.jpg Pembalap Pramac Ducati, Danilo Petrucci (Foto: Laman Resmi MotoGP)

BOLOGNA – Pembalap Tim Pramac Ducati, Danilo Petrucci, secara resmi telah menyatakan bahwa kebersamaannya dengan tim satelit asal Italia itu akan berakhir di pengujung musim 2018. Petrucci menerangkan bahwa dirinya sudah siap hengkang menuju tim lain pada musim 2019.

Alasan kepindahan Petrucci tersebut sebenarnya terbilang cukup sederhana, yakni ia hanya ingin menjalani balapan untuk tim pabrikan. Bagaimana tidak, pasalnya selama tujuh musim berkompetisi di ajang MotoGP, pembalap asal Italia itu belum pernah sekalipun membela tim pabrikan.

(Baca juga: Pembalap Ducati Ini Pasang Target Tinggi di MotoGP 2018)

Petrucci bergabung dengan Tim Pramac Ducati pada musim 2015, kala usianya masih 24 tahun. Pada awalnya, pembalap yang kerap disapa Petrux itu optimis dirinya mampu mengembangkan diri di Pramac dan bakal menembus tim pabrikan, yakni Tim Ducati Corse. Kendati demikian, hingga saat ini hal tersebut tak kunjung terwujud.

Manajemen Ducati sebenarnya memberikan harapan kepada Petrucci agar tetap bertahan. Tim pabrikan asal Italia itu menjelaskan kalau Petrucci memiliki potensi menjadi pembalap Tim Ducati Corse pada musim 2019 apabila di musim ini tampil gemilang.

Kendati begitu, Petrucci menyadari bahwa itu merupakan hal yang sulit. Terlebih lagi Ducati Corse dihuni oleh nama besar seperti Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, yang di musim 2017 menjadi runner-up. Maka dari itu, untuk amannya Petrucci lebih memilih hengkang.

Sejauh ini, Petrucci paling santer dikabarkan akan bergabung dengan Tim Aprilia. Bahkan kabar tersebut telah berembus sejak musim balap 2017. Namun begitu, Petrucci saat itu menahan keinginannya untuk hengkang karena masih memiliki kontrak bersama Ducati.

“Pada 2017 ada godaan kuat untuk pergi ke Aprilia. Membalap untuk tim Italia lainnya sangat menarik perhatian saya. Namun saya tidak ingin ‘bercerai saat tinggal bersama.’ Bagaimanapun, setelah tujuh tahun di MotoGP, mimpinya adalah ini (menjadi pembalap tim pabrikan),” ujar Petrucci, menyadur dari Crash, Rabu (24/1/2018).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini