nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jarvis Pikirkan Masa Kontrak Pembalapnya yang Akan Habis di Akhir 2018

Nanda Karlita, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018 16:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 14 38 1844742 jarvis-pikirkan-masa-kontrak-pembalapnya-yang-akan-habis-di-akhir-2018-tpIpDpvy9M.jpg Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

LESMO – Bos Tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, menegaskan bahwa peta persaingan para rider masih akan berlanjut di musim 2018. Apalagi, para pembalap akan menampilakan kemampuan sesungguhnya mereka di musim mendatang karena ingin menunjukkan bahwa ia masih layak berada di tim.

Sebab, hampir seluruh pembalap akan mengakhir masa kontraknya di akhir musim 2018. Hanya pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, yang masih akan tetap menjadi rider dari pabrikan asal Monte Carlo tersebut.

(Baca juga: FIM Instruksikan Para Pembalap Gunakan Airbag saat Balapan)

Namun Jarvis ragu bahwa nilai kontrak para pembalap akan bisa naik signifikan pada 2019 dibandingkan musim ini. Maklum saja, Jarvis menegaskan bahwa para pabrikan tengah kebingungan untuk mencari dana tambahan agar bisa menambah nilai kontrak pabrikan.

Meski demikian, Jarvis tak memungkiri bahwa timnya masih akan bersaing untuk mendapatkan pembalap baru di musim 2019. Namun Jarvis tak menyebut bahwa Yamaha akan mengontrak pembalap baru untuk menggantikan rider di tim utama atau satelit.

“Itu masalah bagi keenam pabrikan. Karena di masa lalu, kami hanya memiliki tiga tim pabrikan terkemuka. Dan semua orang bergantung pada kesuksesan yang mereka miliki. Untuk mencapai hal ini, Anda harus menandatangani calon terdepan yang berhasil memanfaatkan sepenuhnya motor Anda sendiri,” ujar Jarvis, mengutip dari Speedweek, Minggu (14/1/2018).

(Baca juga: Perjuangan Rossi Raih Gelar Ketujuh di MotoGP 2005)

“Ini akan membuat perbedaan besar apakah tiga atau enam produsen akan mengajukan tawaran. Jadi kami harus memastikan bahwa pasar pengemudi tidak lepas landas. Meski tidak akan mudah, karena kami semua sangat ambisius. Tapi kami harus mengendalikan arahnya agar semuanya bisa berkembang,” tambah Jarvis.

Di tim utama Yamaha sendiri,  dua pembalapnya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, akan habis kontraknya pada 2018. Kesempatan untuk bisa memperpanjang kontraknya bagi Rossi memang cukup tipis karena ia sudah tak lagi memiliki usia yang tak lagi muda.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini