Image

Direktur Pirelli Harapkan Kubica Cepat Beradaptasi dengan Ban Baru Pirelli

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018, 05:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 13 37 1844394 direktur-pirelli-harapkan-kubica-cepat-beradaptasi-dengan-ban-baru-pirelli-bsq3SU340l.jpg Robert Kubica (Foto: Skysport)

MILAN - Direktur Pirelli, Mario Isola, menegaskan bahwa pembalap pengembang Williams, Robert Kubica, membutuhkan lebih banyak waktu untuk berlatih untuk dapat beradaptasi dengan balapan Formula One (F1).

Hal tersebut ia katakan setelah melihat sang pembalap berjuang keras untuk beradaptasi dengan ban baru F1 pada uji coba bersama Williams pada November 2017.

Pada saat sesi uji coba, Kubica terlihat sangat kesulitan untuk beradaptasi dengan spesifikasi karet ban baru yang dibuat Pirelli. Hal ituu membuat staf Williams menjadi khawatir dan menyarankan tim asal Inggris tersebut untuk memberikan kursi keduanya kepada pembalap berkebangsaan Rusia, Sergey sirotkin.

Meski gagal tampil meyakinkan di atas lintasan balap, namun Isola memuji kemampuan yang dimiliki pembalap berusia 32 tahun itu. Ia menegaskan Kubica membutuhkan beberapa lap tambahan untuk berlatih agar ia dapat menambah pengalamannya dengan bahan dasar ban baru Pirelli musim 2018.

"Saya percaya Kubica merupakan seorang pembalap profesional yang kaya akan pengalaman. Tapi saat ini ia sudah tidak mengendarai mobil F1 untuk waktu yang lama," tutur Isola, sebagaimana diberitakan F1i, Sabtu (13/1/2018).

Baca Juga:

(Van Dijk Beberkan Alasan Lebih Pilih Liverpool ketimbang Chelsea dan Man City)

"Namun saya percaya Robert memiliki perasaan. Sejujurnya saya telah berbicara kepadanya mengenai beberapa pendapapat saya mengenai ban. Saya telah memberikan ide kepadanya tentang performa, degradasi dan bagaimana cara mengemudikannya dengan baik," lanjutnya.

Isola mengaku sedang menyelidiki lebih banyak terhadap Kubica yang telah lama tidak aktif cukup lama dari gelaran balap F1. Alhasil ia pun memberikan saran agar pembalap berusia 32 tahun tersebut dapat beradaptasi dengan karakter ban yang tidak farmiliar dengan kemampuan berpikir diluar pemahaman.

"Hal ini sangat wajar, ketika Anda tidak mengemudikan mobil balap F1 selama enam hingga tujuh tahun lamanya. Ia tentunya akan mengemudikan mobil yang berbeda dengan tingkat downforce akibat ban maupun pengaruh lainnya. Ia sudah tidak berkendara dengan ban kami pada 2011, jadi wajar saja ia sedikit kesulitan dengan ban baru kami. Kami harap ia bisa beradaptasi dengan cepat," tutupnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini