Image

Lorenzo Sebut Marc Marquez Tidak Takut Kecelakaan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018, 09:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 38 1843826 lorenzo-sebut-marc-marquez-tidak-takut-kecelakaan-20bB04ozDT.jpg Marc Marquez dan Jorge Lorenzo (Foto: AFP)

BOLOGNA – Pembalap Tim Ducati, Jorge Lorenzo, memuji juara dunia MotoGP 2017 yakni Marc Marquez sebagai sosok yang spesial. X-Fuera –julukan Lorenzo– menyebut pembalap berusia 24 tahun itu adalah sosok yang tidak takut dengan kecelakaan.

Terbukti pada musim lalu saja, Marquez tercatat menempati urutan kedua sebagai pembalap yang banyak terjatuh pada MotoGP 2017. Total, The Baby Alien –julukan Marquez– mengalami kecelakaan sebanyak 27 kali. Rincian kecelakaan itu terjadi dua kali di balapan dan 25 kali di sesi latihan, kualifikasi dan warm up. Maka tak heran angka tersebut tak berpengaruh banyak pada raihan gelar juara dunia MotoGP musim lalu.

Lorenzo mengatakan bahwa pembalap Repsol Honda itu adalah pembalap yang agresif.  Selama ini kecelakaan yang menimpanya memang tidak berefek berat dengan Marquez, sehingga itu yang membuat pembalap berpaspor Spanyol itu masih nyaman dengan balapannya yang agresif.

Baca juga Lorenzo: Gabung Ducati Membuat Saya Jadi Lebih Baik

“Marquez adalah orang spesial, berbeda dengan pembalap lain, jauh lebih agresif, tidak takut kecelakaan, dia belum cedera parah, jadi kepercayaan dirinya tidak sedikit terancam,” ungkap Lorenzo, mengutip dari Crash, Jumat (12/1/2018).

Namun begitu, Lorenzo tak bermasalah dengan hal tersebut. Pembalap berusia 31 tahun itu memaklumi rekan Dani Pedrosa itu. Pasalnya, ia sangat mengenal jika sebelum memulai balapan Marquez akan melakukan beberapa analisis untuk melihat situasi yang tepat. Hal ini dilakukan agar Marquez untuk  mengetahui di mana ia bisa memaksimalkan motor dengan kecepatan tinggi.  

Baca juga Lorenzo Beberkan Alasannya Gabung Ducati

“Tapi begitulah cara dia naik, mentalitasnya dan juga cara hidupnya. Setiap pembalap memiliki keahlian sendiri, Marquez memiliki agresivitas dan tidak takut kecelakaan. Bagi dia itu berhasil,” lanjutnya.

“Hal yang baik untuk Marc adalah sebelum mempraktekkan dia menganalisis dan belajar di daerah mana dia dapat mendorong lebih banyak untuk mengurangi risiko cedera. (Dia mengidentifikasi) bagian-bagian itu mengurangi risiko kecelakaan dan cedera besar,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini