Roger Federer Diprediksi Bakal Pertahankan Gelar Australia Open

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 18:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 10 40 1843048 roger-federer-diprediksi-bakal-pertahankan-gelar-australia-open-oeMKrozAha.jpg Roger Federer (AFP)

MELBOURNE – Jelang dilangsungkannya kejuaraan Australia Open 2018 pada 15 Januari, para petenis dunia telah mengumumkan kesiapannya untuk berlaga di ajang berlevel grand slam itu. Kendati demikian, Roger Federer, selaku penyabet gelar juara Australia Open 2017, digadang-gadang akan tetap mempertahankan titelnya tersebut.

Dapat dikatakan, Australia Open 2018 akan menjadi ajang comeback bagi beberapa petenis kelas dunia. Sebut saja nama-nama seperti Novak Djokovic dan Stanislas Wawrinka, yang pada musim lalu sempat absen lama karena mengalami cedera, kini telah memproklamirkan diri akan berlaga di Australia Open 2018.

(Baca juga: Roger Federer: Saya Sudah Siap Tampil di Australia Open 2018)

Nama petenis Britania Raya, Andy Murray, sebenarnya pada awalnya juga diprediksi akan comeback di Australia Open 2018. Namun, hal tersebut tidak terjadi lantaran cedera panggulnya kembali mengalami masalah. Murray sendiri sebenarnya sudah berada di Australia untuk melakukan persiapan, tetapi hingga menjelang dimulainya kejuaraan, kondisinya tak kunjung membaik.

Meski kedatangan para lawan-lawan tangguh seperti Djokovic dan Wawrinka, namun mantan petenis dunia, Mark Philippoussis, menilai Federer akan tetap menjadi favorit. Pasalnya, Federer disebut masih memiliki performa yang lebih baik dan juga pengalaman ketimbang dua petenis calon lawannya tersebut yang baru pulih dari cedera.

Selain Federer, Philippoussis juga menyebut petenis berperingkat satu dunia, Rafael Nadal, sebagai yang paling berpotensi meraih gelar juara Australia Open 2018. Namun, persentase peluang Nadal menang masih lebih sedikit bila dibandingkan dengan Federer.

“Sejujurnya, menurut saya Federer atau Nadal lagi (yang berpeluang meraih gelar juara Australia Open 2018). Federer dengan permainannya, fakta di Australia Open permainannya jauh lebih cepat daripada tahun-tahun sebelumnya, itu adalah nilai tambah baginya dan pasti membantunya. Namun, Nadal juga berpeluang,” sebut Philippoussis, mengutip dari Express, Rabu (10/1/2018).

“Saya rasa orang-orang itu (Djokovic dan Wawrinka), dengan pertandingan yang mereka miliki, mereka harus merasakan jalan mereka sendiri sedikit lebih jauh, memulihkan kembali kepercayaan diri mereka sebelum bisa memainkan tenis terbaik mereka,” tukas Philippoussis.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini