Image

Yamaha Peringatkan 6 Tim Utama MotoGP soal Perekrutan Pembalap

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 20:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 10 38 1843040 yamaha-peringatkan-6-tim-utama-motogp-soal-perekrutan-pembalap-7OYTIwT3Lc.jpg Pembalap MotoGP (Foto: Crash)

LESMO – Bos Tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, meminta enam pabrikan MotoGP untuk tidak saling menjatuhkan soal perekrutan pembalap untuk kompetisi 2019. Sebab usai musim 2018, beberapa pembalap MotoGP akan mengakhiri masa kontraknya bersama tim masing-masing.

Sebanyak 12 pembalap dari enam tim utama bahkan masa kontraknya akan selesai pada akhir 2018. Tentu saja persaingan panas akan terjadi di antara enam produsen yakni Yamaha, Honda, Ducati, Suzuki, Aprilia, dan KTM untuk memperebutkan para pembalap terbaik mereka.

Jarvis sangat yakin bahwa jumlah produsen yang sangat banyak ini akan membuat pasar para pembalap cukup panas. Ia pun mengingatkan kepada seluruh tim untuk perlu bekerja sama satu dengan yang lainnya agar tidak menghentikan pembelian yang tidak terkendali.

Baca juga Rossi Sebut Kekalahannya di MotoGP 2015 Tidak Adil

“Ini menjadi perhatian semua enam produsen. Di masa lalu, kami mungkin memiliki tiga produsen saja, kemudian setiap orang harus meraih kesuksesan. Anda perlu mengamankan pembalap top untuk mendapat kinerja maksimal pada proyek Anda,” ungkap Jarvis, mengutip dari Motorsport, Rabu (10/1/2018).

“Jika ada tiga orang yang mengajukan penawaran untuk beberapa pembalap, sekarang berbeda karena akan ada enam orang yang menawar,” tambahnya.

Baca juga Begini Tanggapan Para Pembalap Italia saat Rossi Tinggalkan Honda

“Jadi saya kira ini terserah kepada kami dan itu tidak mudah, karena kami semua kompetitif, kami harus menjaga pasar pembalap di bawah kendali dan akal sehat. Saya pasti melihat pasar pembalap akan cukup panas di masa depan,” lanjutnya.

Yamaha kini memiliki dua pembalap yang memang patut untuk dipertahankan yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Namun, kabar The Doctor –julukan Rossi– soal rencana pensiunnya usai MotoGP 2018 memang begitu kuat berembus. Tentu ini akan menarik untuk melihat siapa yang akan mengisi dua kursi Movistar Yamaha pada 2019.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini