Begini Tanggapan Para Pembalap Italia saat Rossi Tinggalkan Honda

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 13:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 10 38 1842845 begini-tanggapan-para-pembalap-italia-saat-rossi-tinggalkan-honda-46dNVpaSzo.jpg Valentino Rossi saat masih membela Tim Honda pada 2003 (AFP)

LESMO – Sejak awal kemunculannya, nama pembalap Italia, Valentino Rossi, sudah langsung mencuri perhatian publik berkat penampilan cemerlangnya. Tak ayal, Rossi pun kerap menjadi perbincangan utama, termasuk saat dirinya hengkang dari Tim Honda menuju Yamaha pada pengujung musim 2003.

Rossi bergabung dengan Tim Honda pada tahun 2000 kala dirinya mulai berlaga di kelas 500cc. Di musim tersebut, Rossi langsung tancap gas dengan menempati posisi runner-up di akhir musim. Penampilannya pun kian gemilang di musim berikutnya kala menjadi juara dunia.

(Baca juga: Rossi: Harusnya Seri Pamungkas MotoGP 2015 Bisa Jadi Balapan Terbaik)

Tak berhenti sampai di situ, pada 2002 dan 2003 Rossi juga menyabet gelar juara dunia. Di saat hubungan Rossi dan Honda dinilai banyak pihak saling melengkapi dan menguntungkan, pembalap berjuluk The Doctor itu justru lebih memilih hengkang ke Tim Yamaha.

Keputusan tersebut pun menuai banyak komentar dari para komptariotnya asal Italia. Meski Rossi mengungkapkan bahwa kepindahannya ke Yamaha adalah untuk mencari tantangan baru, namun pembalap Tim Ducati kala itu, Loris Capirossi, menilai bahwa The Doctor hengkang juga karena dilatarbelakangi oleh faktor uang.

“Dia (Rossi) menginginkan tantangan yang lain, namun Yamaha juga membayarnya dengan jumlah yang banyak,” ucap Capirossi saat menanggapi kepindahan Rossi pada 2003, menyadur dari Crash, Rabu (10/1/2018).

Sementara itu, pembalap Italia lainnya, Max Biaggi, mengungkapkan bahwa kepindahan Rossi tersebut sejalan dengan visi Yamaha yang ingin mulai membangun masa jayanya. Kendati begitu, Biaggi percaya bahwa timnya saat itu, Honda, masih tetap yang terbaik.

“Rossi akan mengemudikan Yamaha yang bagus. Tentunya Yamaha ingin menaruh semua yang mereka bisa untuk mengarungi musim depan (2004). Bagaimanapun, saya percaya pada Hona, bahwa Honda memiliki potensi untuk menang,” ujar Biaggi.

Sedangkan Marco Melandri, yang kala itu sudah terlebih dahulu membela Yamaha, justru mengomentari kepindahan Rossi yang turut serta membawa para mekanik Honda. Menurutnya, hal tersebut tidak perlu dilakukan karena para mekanik Yamaha lebih mengetahui mesin motor mereka.

“Valentino telah mengambil risiko dengan membawa para mekaniknya dari Honda. Mungkin saya lebih memilih mereka yang sudah berada di Yamaha, karena mereka mengetahui mesin lebih baik. Saya akan memilih (Sete) Gibernau dan Capirossi debagai favorit juara,” ungkap Melandri.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini