Ferrari Harus Berusaha Lebih Baik Lagi untuk Bisa Kalahkan Mercedes

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 22:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 10 37 1843064 ferrari-harus-berusaha-lebih-baik-lagi-untuk-bisa-kalahkan-mercedes-TtnRJb8tTw.jpg Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen (AFP)

MARANELLO – Nasib nahas harus didapat Tim Scuderia Ferrari kala melakoni kejuaraan Formula One (F1) 2017. Sempat tampil mengesankan di awal musim dengan menjadi pimpinan klasemen, baik itu pembalap maupun konstruktor, tim pabrikan asal Italia itu justru mengalami penurunan performa pada pertengahan musim hingga akhir.

Pada awalnya, pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, tampil mengesankan. Bagaimana tidak, pada enam balapan pertama di 2017, pembalap asal Jerman itu tiga kali memenangkan balapan, sedangkan tiga lainnya berujung dengan posisi runner-up.

(Baca juga: Bos Mercedes Paparkan Sebab Kegagalan Vettel di Musim 2017)

Namun begitu, setelah balapan di Monaco, Vettel mulai mengalami kemunduran. Tak ayal, kesempatan tersebut pun dimanfaatkan dengan baik oleh Tim Mercedes, di mana pembalap mereka, Lewis Hamilton, mulai menunjukkan tajinya lagi.

Hingga akhir musim, Mercedes pun memimpin klasemen konstruktor. Sementara Vettel posisinya disalip oleh Hamilton di klasemen pembalap. Menanggapi kegagalan tersebut, bos Tim Ferrari, Maurizio Arrivabene, tak ragu mengatakan bahwa timnya memang harus berusaha lebih baik lagi.

Arrivabene tidak menutupi bahwa pada musim 2017 timnya memang sudah berjuang maksimal, namun memang harus diakui hasil baik belum menyertai mereka. Hal tersebut tentunya sangat terasa pada saat balapan di Azerbaijan dan Singapura, di mana Vettel yang semula bertekad memenangkan balapan, justru harus mengalami kerugian karena tak mampu mengontrol emosinya sendiri.

“Saya harus mengucapkan selamat kepada Mercedes. Mereka menang dan mereka layak menjuarai kategori pembalap dan konstruktor. Untuk 2018, kami mencoba untuk melakukan yang terbaik agar bisa menjadi lebih baik,” jelas Arrivabene, seperti diberitakan F1I, Rabu (10/1/2018).

“Pada pertengahan musim kami mengalami kehausan. Dan akhir musim kami menggunakan air karena kami meminum pil sebab kami sedikit sakit kepala. Dan itulah rangkuman musim balap kami. Saya kira tim telah berusaha, benar-benar keras. Mereka bekerja dengan baik. Namun, kami memiliki keadaan tertentu yang tidak menguntungkan kami,” tandas Arrivabene.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini