Image

Newey Ungkap Alasannya Tak Gabung Ferrari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018, 00:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 09 37 1842495 newey-ungkap-alasannya-tak-gabung-ferrari-2E5r0LmREb.jpg Adrian Newey (Foto: AFP)

MARANELLO – Ferrari kabarnya telah membuat tiga upaya berbeda untuk dapat mengamankan jasa Adrian Newey dalam timnya. Diprediksi tim yang berbasis di Maranello tersebut akan menggelontorkan sejumlah uang yang besar agar dapat menggaet bos teknologi Red Bull itu.

Sebagaimana diketahui, Newey merupakan perancang Formula One (F1) yang paling terkenal. Ia berhasil memenangkan mobil Williams, McLaren dan Red Bull. Alhasil ia menjadi salah satu orang terpanas yang kerap diperebutkan oleh tim papan atas F1.

Namun satu tim yang tak pernah berhasil mendapatkan jasa Newey adalah Ferrari. Bukan karena mereka kurang berusaha dalam mendapatkan sang insinyur, melainkan berbagai faktor yang mereka hadapi di lapangan.

Ketika berbicara seputar kehidupannya dengan seorang pandit Sky Sports F1, Natalie Pinkham, mengenai buku barunya yang berjudul ‘How to build a car’ Newey mengungkapkan beberapa pengalaman dalam hubungannya dengan Scuderia.

“Saya ingat mereka telah mendekati saya sebanyak tiga kali. Awalnya dalam karier IndyCar, dimana saat itu Ferrary memutuskan untuk membangun Indy Car. Saya ditawari untuk bergabung sebagai Chief Designer dalam proyek mereka. Namun saya merasa itu tidak benar, jadi saya memilih untuk menolaknya,” ungkap Newey, sebagaimana diberitakan F1i, Rabu (10/1/2018).

Baca Juga:

(Miliki 1 Kursi Kosong, Oliver Rowland Berpotensi Gabung Williams Musim 2018)

“Kemudian yang lebih bagus lagi ketika Jean Todt menawarkan saya untuk bergabung sebagai direktur teknik pada 1996. Pada saat itu saya telah menawarkan untuk tinggal di Williams, bergabung dengan McLaren atau dengan Ferrari. Saya berpikir panjang, dank arena pada saat itu saya memiliki keluarga yang masih muda, jadi saya memutuskan untuk menetap di Inggris,” lanjutnya.

Tawaran terbaru Ferrari kembali diluncurkan pada 2014. Pada saat itu Red Bull berjuang untuk mendapatkan performanya karena mesin Renault yang kurang kompetitif. Hal tersebut membuat Newey banyak begadang hingga melupakan waktu tidurnya.

“Sudah menjadi bukti bahwa Renault sudah berada jauh di belakang Mercedes. Mereka tidak mamu memasukan dana untuk benar-benar menyelesaikan masalah yang sedikit menyedihkan dan mengkhawatirkan. Saya berada dalam posisi yang sulit tapi saya tidak ingin keluar dari Red Bull,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini