Brawn Berencana Revisi Jadwal Balapan F1 Musim 2018

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 22:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 09 37 1842490 brawn-berencana-revisi-jadwal-balapan-f1-musim-2018-9blzO5dFXL.jpg Ross Brawn (Foto: AFP)

PARIS – Direktur pelaksana Formula One (F1), Ross Brawn, menegaskan F1 bisa merevisi jadwal balapan pada akhir pekan dengan mengutak ngatik format sesi latihan bebas Jumat. Hal ini dilakukan dengan adanya peraturan baru yang ditetapkan oleh pihak Liberty Media.

Dalam formatnya saat ini, sesi latihan Jumat terdiri dari dua sesi berdurasi 90 menit. Namun, jadwal tersebut bisa diubah di masa depan setelah Brawn melakukan diskusi. Liberty Media dipahami telah melihat format akhir pekan perlombaan sebagai bagian dari tinjauan luas karena terus mencari cara dalam memperbaiki olahraga.

Brawn mengungkapkan bahwa jadwal pada sesi latihan Jumat bisa dipangkas, pasalnya panjang balapan sepertinya tidak akan terpengaruh.

“Saya pikir panjang Grand Prix (GP) sudah benar. Menurut saya ini tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. Kami ingin GP berkembang, jadi saya tidak yakin bahwa kami harus berpikir dalam hal mengubah panjang GP. Saya pikir kami memiliki hal lain yang dapat kami lakukan untuk meningkatkan balapan daripada harus mengubah formatnya,” ucap Brawn, melansir dari ESPN, Selasa (9/1/2018).

Baca Juga:

(Miliki 1 Kursi Kosong, Oliver Rowland Berpotensi Gabung Williams Musim 2018)

“ Kualifikasi saat ini telah bekerja dengan cukup baik. Saya pikir latihan pada jumat terbuka untuk di diskusikan. Apakah kami memerlukan dua sesi, apakah kami akan melanjutkan sesi sore saja karena faktor lain dalam semua ini adalah jumlah balapan yang kami miliki. Jika kami memiliki peningkatan jumlah balapan, apakah kami dapat mengubah format untuk memberi sedikit tekanan pada tim agar bisa melakukan balapan tersebut?” lanjutnya.

Brawn juga menegaskan kembali mengenai kebutuahn untuk membawa para penggemar untuk mendekati F1 dan menyarankan kemungkinan untuk mengenalkan scrutineering terbuka mirip dengan Le Mans 24 Hours dalam membangun akhir pekan dalam perlombaan.

“Penggemar selalu datang lebih dulu dan apa yang para penggemar ingin pada akhir pekan di GP? Dekat dengan mobil dan mendekati pengemudi adalah sesuatu yang selalu kami dapatkan. Ini adalah bagian penting bagi para penggemar. Jadi tugas kami adalah berbuat lebih banyak untuk para penggemar agar semakin dekat dengan mobil?” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini