Bos LCR Senang dengan Pencapaian Crutchlow di MotoGP 2017

Nanda Karlita, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 21:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 08 38 1841777 bos-lcr-senang-dengan-pencapaian-crutchlow-di-motogp-2017-L8nb3cYupG.jpg Cal Crutchlow (Foto: AFP)

MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, berhasil menunjukkan penampilan yang cukup baik saat MotoGP 2016. Saat itu, sempat mendapatan raihan podium tertinggi sebanyak dua kali yang diraihnya saat MotoGP Republik Ceko dan Australia.

Namun sayangnya saat menjalani musim 2017, pembalap asal Inggris itu tak pernah berdiri di podium tertinggi. Bahkan raihan terbaiknya hanya menduduki podium ketiga di akhir race yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Honda, Argentina.

(Baca juga: Lorenzo Ingin Lupakan Persaingan dengan Rossi di Catalunya 2009)

Meski demikian, Bos LCR Honda, Lucio Cecchinello, tak kecewa dengan hasil yang diraih oleh pembalapnya di musim lalu. Menurut Cecchinello, Crutchlow telah tampil dengan cukup baik. Bahkan Cecchinello tak melupakan hasil raihan Crutchlow yang berada di posisi empat dan lima.

Menurutnya, meski hanya meraih posisi empat atau lima, pembalap yang telah berusia 32 tahun itu telah berusaha dengan baik. Cecchinello juga menegaskan bahwa kemenangan yang terjadi di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, pada 2016 adalah sebuah keberuntungan.

Sebab saat itu, pembalap yang dijagokan yakni Marc Marquez (Repsol Honda) jatuh dan Crutchlow bisa memanfaatkan situasi tersebut. Selain itu, Cecchinello menegaskan bahwa saat itu Crutchlow menang di Sirkuit Brno, pembalap asal Inggris itu menggunakan ban basah yang terbilang sangat cocok dengan lintasan.

“Kami tidak boleh lupa bahwa kemenangan Crutchlow terjadi pada tahun 2016 dalam kondisi yang khusus. Di Australia, Marquez jatuh dan di Brno dia adalah satu-satunya pembalap dengan menggunakan ban depan yang tepat,” ujar Cecchinello, mengutip dari Tuttomotoriweb, Senin (8/1/2018).

(Baca juga: Rossi: Persaingan dengan Lorenzo di MotoGP Catalunya 2009 Jadi Pertarungan Terbaik)

“Jelas kami mengharapkan perkiraan lebih banyak podium pada 2017. Tapi saya pikir kami melakukan dengan sangat baik. Dia (Crutchlow) mencapai posisi ketiga di Argentina, keempat di Amerika Serikat, Assen (Belanda), dan Silverstone (Inggris). Ditambah beberapa tempat kelima lainnya (di Prancis, Ceko, dan Australia),” tambah Cecchinello.

Dengan hasil tersebut, Crutchlow hanya menutup musim di posis sembilan pada klasemen akhir pembalap dengan koleksi 112 poin. Raihan tersebut lebih buruk dibandingkan musim 2016 yang mengunci tempat di urutan tujuh dengan 141 angka.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini