Kesan Rossi saat Juara Dunia Pertama Kali di Ajang Grand Prix

Nanda Karlita, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 08 38 1841564 kesan-rossi-saat-juara-dunia-pertama-kali-di-ajang-grand-prix-xYQRS7yipz.jpg Valentino Rossi saat memastikan gelar juara di kelas 125 cc (Foto: Getty Images, Tuttomotoriweb)

TAVULLIA - Pembalap MotoGP, Valentino Rossi, memang tak perlu diragukan mengenai kiprahnya di dunia balap motor. Hingga saat ini, Rossi telah mengoleksi masing-masing satu gelar di kelas 125cc dan 250cc serta tujuh gelar di kelas tertinggi MotoGP.

Rossi sendiri memulai kariernya pada 1996. Saat itu usianya masih 17 tahun. Saat usianya 17 tahun tersebut, Rossi langsung tampil dengan performa yang cukup baik. Pembalap kelahiran Italia itu sukses menempati urutan kesembilan di akhir kompetisi.

(Baca juga: Valentino Rossi Tinggalkan Honda pada 2003 karena Kesal Sering Diatur)

Bahkan saat mentas pertama di kelas terendah MotoGP itu, Rossi tercatat sempat satu kali berdiri di podium tertinggi. Menurut pembalap yang kini telah berusia 38 tahun itu, ia sangat terkesan saat dinobatkan sebagai juara dunia untuk pertama kalinya.

Pembalap yang kini mentas di MotoGP bersama Tim Movistar Yamaha itu mengaku tak bisa melupakan momen tersebut. Sebab saat dipastikan sebagai juara dunia, Rossi mengaku tak tampil baik di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Bahkan di akhir balapan, ia hanya menempati urutan ketiga.

Namun setelah dipastikan meraih gelar juara, Rossi mengaku sangat bangga. Bahkan setelah raihan tersebut, pembalap yang lekat dengan nomor motor 46 itu mendapatkan perayaan kecil-kecilan dari para sahabatnya yang masih tinggal di Tavullia (kota kelahirannya).

"Ini benar-benar menjadi balalan yang sangat rumit karena saya tidak bisa memberikan penampilan terbaik saya dengan kondisi 100%. Saya harus finis di urutan ketiga untuk memastikan gelar juara dan di akhir lap terakhir, saya berada di posisi itu. Perasaan yang indah, sungguh tak terlupakan. Dari situ milai ada pesta dengan orang-orang khusus di Tavullia seperti Uccio dan semua orang yang selalu mendukung saya. Itu adalah momen besar dalam karier saya. Menjadi juara dunia untuk pertama kalinya adalah mimpi yang menjadi kenyataan," ujar Rossi, mengutip dari Tuttomotoriweb, Senin (8/1/2018).

Meski Rossi menilai penampilannya tidak begitu baik di Brno, namun rekannya yakni Uccio menegaskan bahwa penampilan pembalap yang telah berkarier selama 22 tahun di ajang grand prix itu terbilang baik. Bahkan Uccio menegaskan bahwa sahabatnya itu sangat pantas untuk menjadi juara meski usianya masih 17 tahun.

(Baca juga: Valentino Rossi Menyesal Tinggalkan Yamaha)

"Valentino seperti biasa, sungguh luar biasa. Saat dia menang, itu adalah saat yang luar biasa dan menggairahkan. Dia telah bekerja sepanjang hidupnya untuk menjadi juara dunia. Pada hari-hari itu semuanya lebih menyenangkan. Kami bercanda dan kami memenangkan lomba," tambah Uccio.

Setelah dinobatkan sebagai juara dunia di kelas 125cc pada 1997, Rossi kembali mendapatkan kegembiraan yang lainnya. Pembalap yang memiliki julukan The Doctor tersebut berhasil naik kasta dan berhak tampil di kelas 250cc pada 1998 (saat ini setara dengan kelas Moto2).

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini