Image

Stroll Sebut Villeneuve Selalu Berpikir Negatif terhadap Williams

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018, 03:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 08 37 1841992 stroll-sebut-villeneuve-selalu-berpikir-negatif-terhadap-williams-0Z7RYP8T3z.jpg Lance Stroll (Foto: AFP)

GROVE – Pembalap muda Williams, Lance Stroll, telah menyerang argumen tak sedap seputar dirinya. Ia menilai mantan pembalap berkebangsaan Kanada, Jacques Villeneuve, selalu memiliki pemikiran yang sangat negatif.

Juara dunia F1 musim 1997 tersebut sebelumnya sempat melayangkan kritikan pedasnya kepada Stroll. Padahal baik Stroll maupun Villeneuve sama-sama merupakan pembalap berkebangsaan Kanada, meski demikian, komentar tidak sedap, tetap saja tak terhindarkan antara keduanya.

Setelah mengkritik habis-habisan Stroll, kini Villeneuve telah menyerang Williams karena lebih memilih pembalap berkebangsaan Rusia, Sergey Sirotkin sebagai tandem Stroll untuk memulai balapan di F1 musim 2018.

Memang tim yang berbasis di Grove tersebut lebih memilih Sirotkin yang mendapatkan dukungan dari Vladimir Putin, ketimbang Robert Kubica yang sebelumnya menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Felipe Massa.

Pada beberapa waktu lalu Villeneuve sempat menilai Williams sudah menjual jiwanya kepada miliarder Lawrence Stroll yang hanya peduli dengan anaknya.

Baca Juga:

(Terpuruk Selama 3 Musim, Honda: Saya Memahami Kekecewaan Alonso)

Mendengar pernyataan tersebut, pembalap berusia 19 tahun tesebut naik pitam dan akhirnya buka suara mengenai kritikan pedas yang diarahkan terhadap dirinya.

“Saya tidak terlalu memperhatikan apa yang ia katakan. Itu akan selalu menjadi hal yang negatif, ia tidak pernah mendukung saya dalam segala hal. Ia hanya melihat semua sisi negatifnya, bahkan mendapatkan podium di Baku bukanlah menjadi sesuatu yang positif di matanya,” ujar Stroll, sebagaimana diberitakan Wheels24, Selasa (9/1/2018).

Sebagaimana diketahui, F1 musim 2018 dijadwalkan pada 25 Maret 2018 dengan Grand Prix (GP) Australia sebagai balapan pembukanya. Ini tentunya akan menjadi ajang pembuktian kekuatan baru Williams setelah memilih Sirotkin sebagai pengganti Massa.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini