nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cowell Tegaskan Mercedes Musim 2018 Akan Gunakan Komponen Mesin Baru

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 21:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 08 37 1841969 cowell-tegaskan-mercedes-musim-2018-akan-gunakan-komponen-mesin-baru-v6fJQmJpta.jpg Mercedes ( Foto: AFP)

BRACKLEY – Bos mesin Mercedes, Andy Cowell, menilai timnya akan menggunakan komponen mesin yang hampir semuanya baru untuk menjamu Formula One (F1) musim 2018.

Mercedes telah menjadi patokan F1 sejak adanya aturan mesin Turbo Hybrid V6 yang diperkenalkan pada musim 2014. Terbukti mesin milik pabrikan asal Jerman ini berhasil meraih kemenangan selama empat musim berturut-turut.

Meski demikian, Ferrari pun tak tinggal diam. Mereka berusaha mengembangkan mesin mereka dan memberikan perlawanan yang ketat kepada Mercedes pada awal musim 2017.

Namun usaha Ferrari untuk bersaing melawan dominasi Mercedes harus kandas setelah Lewis Hamilton tampil apik di akhir musim 2017. Sementara kendala teknis yang menghantui tim asal Maranello tersebut harus membuat Sebastian Vettel puas menyelesaikan kompetisi musim 2017 dengan berada di urutan kedua.

Melihat ketertinggalan yang dialaminya pada awal musim 2017, tim berjuluk The Silver Arrow itu memutuskan untuk terus mempertahankan keunggulannya dengan merencanakan pembaruan ekstensif pada mesin.

Baca Juga:

(Terpuruk Selama 3 Musim, Honda: Saya Memahami Kekecewaan Alonso)

"Hampir semua mesin kami baru. Itu hanya karena kami berada di balapan ke-20 dengan model ini. Ada beberapa fase-up sepanjang musim dan kami punya ide untuk memperbaiki kekuatan yang ditunjukkan oleh mesin" ucap Cowell, sebagaimana diberitakan Autosport, Senin (8/1/2018).

"Kami punya ide untuk mengurangi gesekan di hampir semua area unit listrik maupun semua bagian kelistrikan yang bermasalah. Setiap kali Anda melakukan perubahan mesin, maka Anda akan selalu mempelajarinya,” lanjutnya.

“Jadi, Anda membekukan konsepnya dan Anda melakukan pekerjaan itu. Anda melakukan pembuktian, dan akan berlomba dan sepanjang perjalanan. Itu tentunya sangat membuat frustrasi karena Anda belajar tapi Anda tidak dapat memasukkannya ke fase itu tanpa merusak kualitas secara mendasar,” imbuhnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini