nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pirelli Klaim Ban Hypersoft Unggul 1 Detik ketimbang Ultrasoft

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 07 Januari 2018 20:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 07 37 1841410 pirelli-klaim-ban-hypersoft-unggul-1-detik-ketimbang-ultrasoft-jMJVxw4NQZ.jpg Pirelli (Foto: AFP)

MILAN – Produsen ban Formula One (F1), Pirelli, mengklaim ban barunya yang bernama hypersoft telah memberikan keuntungan waktu sekitar satu detik ketimbang ban ultrasoft musim 2017. Varian ban baru tersebut dipercaya menjadi ban dengan senyawa paling lembut milik Pirelli.

Sebelumnya Pirelli memperkenalkan ban ultrasoft dengan garis ban berwarna ungu pada musim 2016. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggapan para pembalap yang menilai ban supersoft masih terlalu keras untuk digunakan.

Namun, Pirelli kembali berinisiatif dengan menciptakan ban baru yang lebih lunak pada 2017. Ban ini sengaja dirancang oleh produsen ban asal Italia tersebut untuk memberikan pegangan yang lebih baik bagi para pembalapnya ketika menggeber jet daratnya dalam lintasan.

Rencananya ban hypersoft ini diperuntukan untuk balapan di sirkuit jalanan, dimana kecepatan rata-rata yang dibutuhkan lebih rendah sehingga faktor degradasi ban tidak begitu menjadi masalah berarti.

Baca juga:

(Williams Segera Umumkan Sirotkin sebagai Pengganti Massa)

Pirelli telah menguji ban ini di Sirkuit Yas Marina Abu Dhabi, dimana pembalap Mercedes, Lewis Hamilton meyatakan ban ini merupakan ban terbaik yang pernah diciptakan Pirelli. Selain itu Direktur Pirelli, Mario Isola juga menegaskan ban baru mereka menghasilkan keuntungan waktu sekira satu detik dibandingkan ban ultrasoft yang dibuatnya musim lalu.

“kami menyelesaikan musim 2017 dengan memecahkan rekor yakni menampilkan ban dengan 25% lebih lebar dan putaran yang lebih cepat daripada yang pernah ada sebelumnya. Kami melakukan kerja keras di Abu Dhabi di mana tim melakukan sampel ban 2018 untuk pertama kalinya,” tutur Isola, melansir dari Motorsportweek, Minggu (7/1/2018).

“Seluruh tes dan semua pengemudi memberi kami umpan balik yang sangat positif. Hypersoft memenuhi harapan awal kami. Dengan waktu sekitar satu detik per putaran ban ini telah mengalahkan kecepatan ban ultrasoft. Tapi jelas hasil ini perlu di tes dalam lintasan lain,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini