nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Axelsen Kagum dengan Permainan Lee Chong Wei & Lin Dan

Nanda Karlita, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 14:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 05 40 1840553 axelsen-kagum-dengan-permainan-lee-chong-wei-lin-dan-xw7R6DC1hr.jpg Lee Chong Wei (kiri) dan Lin Dan (Foto: AFP)

NEW DELHI – Dunia bulu tangkis memang tak bisa mengenyampingkan persaingan antara dua pemain tunggal putra, Lee Chong Wei (Malaysia) dan Lin Dan (China). Maklum saja kedua pebulu tangkis itu memang sempat berjaya pada medio 2000-an hingga saat ini.

Pada tahun 2005-2006, keduanya sama-sama bergantian mengisi ranking satu dunia. Bahkan tak jarang kedua bersua di final ajang superseries untuk memastikan siapa yang akan menjadi jawara dalam ajang tersebut.

(Baca juga: Axelsen Bicara soal Persaingan Tunggal Putra dan Targetnya di 2018)

Bahkan persaingan kedua pebulu tangkis masih kerap terjadi dewasa ini. Meski tak lagi menjadi pebulu tangkis ranking satu dunia, nama Chong Wei dan Lin Dan masih malang melintang di turnamen bergengsi dunia.

Saat ini, Chong Wei masih berada di peringkat dua dunia sementara Lin Dan ada di ranking enam dunia. Dengan kekonsistenan tersebut, performa Chong Wei dan Lin Dan mendapatkan pujian dari tunggal putra Asal Denmark, Viktor Axelsen.

Menurut Axelsen, baik Chong Wei dan Lin Dan, mereka merupakan pemain yang memiliki permainan teknik yang sangat baik. Bahkan Axelsen yang juga memperhatikan perkembangan permainannya kedua legenda itu dari tahun ke tahun.

Menurutnya, kedua pebulu tangkis yang sama-sama pernah meraih gelar juara dunia itu tak lagi mengandalkan kecepatan saat mereka bermain di beberapa tahun ini. Namun Axelsen melihat mereka lebih mengandalkan skill bulu tangkis yang dimilikinya untuk bisa mengalahkan lawan-lawannya.

(Baca juga: Axelsen Senang dengan Prestasinya di 2017)

“Mereka adalah pemain yang secara teknis sangat kuat. Lin Dan memiliki bakat luar biasa. Dengan dia, Anda bisa melihat perubahan besar dalam tekniknya jika Anda kembali menonton videonya tahun 2006 hingga 2008. Saat ini dia lebih mengandalkan kecepatan dibandingkan keagrsifannya saat masih muda,” ujar Axelsen, mengutip dari Times of India, Jumat (5/1/2018).

“Chong Wei bermain sangat cepat dan mendominasi. Jadi saya menghormati mereka berdua. Ini benar-benar termotivasi. Saya tidak yakin apakah saya bisa berjalan ketika saya berusia 35 tahun nantinya,” tambah peraih gelar superseries final 2017 sambil tertawa.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini