Murray Undur Diri dari Australia Open 2018 karena Cedera Pinggul

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 17:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 04 43 1840123 murray-undur-diri-dari-australia-open-2018-karena-cedera-pinggul-NwNCuqmYaE.jpg Andy Murray absen di Australia Open 2018. (Foto: Adrian Dennis/AFP)

GLASGOW – Mantan petenis nomor satu dunia, Andy Murray, mengundurkan diri dari gelaran Australia Open 2018. Hal tersebut dilakukan pemain berusia 30 tahun itu usai mengalami cedera pinggul dan memerlukan operasi untuk menyembuhkan masalah tersebut.

Selain gagal tampil di Brisbane Intenational dan Australia Open, masa depan Murray pun menjadi tanda tanya besar. Pasalnya, saat ini ia tengah mempertimbangkan proses pembedahan untuk memperbaiki pinggul bagian kanannya yang bermasalah.

Petenis berkebangsaan Skotlandia tersebut sempat menjalani operasi pada 2016 untuk memenangkan gelar grand slam ketiga dan medali emas olimpiade untuk kedua kalinya. Namum, tindakan tersebut masih belum cukup, rehabilitasi yang dilakukan gagal menyembuhkan penyakit yang diderita.

Tentu saja masalah ini membuatnya sangat sedih dan kecewa. Pasalnya, ia harus melewatkan pertandingan penting yang ditunggu-tunggu selama ini.

“Saya sudah pasti mengalami masa-masa sulit dengan pinggul saya untuk waktu yang lama dan telah meminta nasihat dari sejumlah ahli pinggul,” terang Murray, menyadur dari The Guardian, Kamis (4/1/2017).

BACA JUGA: Andy Murray Pesimis Bakal Jadi Pemain Peringkat 1 ATP Lagi

“Setelah direkomendasikan untuk merawat pinggul saya secara konservatif sejak AS Open , saya telah melakukan semua hal yang diminta dari perspektif rehab dan bekerja sangat keras untuk mencoba kembali menuju pertandingan,” lanjutnya.

“Setelah berlatih di Brisbane bersama beberapa pemain top, namun sayang saya masih belum mampu mencapai level yang saya inginkan. Saya harus menilai ulang pilihan saya. Tentunya saya ingin melanjutkan rehab sebagai salah satu pilihan dan memberi waktu lebih banyak terhadap pinggul saya untuk pulih,” sambungnya.

“Pembedahan juga merupakan pilihan, tapi kesuksesannya juga tidak setinggi dengan apa yang saya harapkan. Jadi saya menyimpan hal tersebut sebagai pilihan alternatif dengan harapan untuk menghindarinya. Namun, hal tersebut masih menjadi pilihan untuk saya pertimbangkan,” tuntasnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini