nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tomas Berdych: Dominasi Fantastic Four Berpeluang Runtuh pada 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 02 Januari 2018 03:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 01 40 1838525 tomas-berdych-dominasi-fantastic-four-berpeluang-runtuh-pada-2018-hgm3Du9wvx.jpg Roger Federer, Rafael Nadal, Andy Murray dan Novak Djokovic (Foto: AFP)

DOHA – Petenis asal Republik Ceko, Tomas Berdych, melihat dominasi empat besar petenis dunia saat ini bisa terhenti pada 2018. Keempat petenis tersebut adalah Roger Federer, Novak Djokovic, Rafael Nadal dan Andy Murray.

Meski Berdych masih sulit untuk mengatakan hal tersebut, tetapi waktu akan berbicara. Terlebih kondisi dari keempat petenis tersebut tengah dalam kondisi yang kurang baik. Seperti diketahui tiga dari anggota fantastic four mengalami cedera pada 2017.

Murray dan Djokovic memiliki masalah cedera yang berkepanjangan sejak Wimbledon 2017. Murray alami cedera pinggul, sedangkan Djokovic bermasalah pada siku. Sementara Nadal baru-baru ini mengalami cedera lutut yang pada November 2017. Sedang Federer kini telah memasuki usia senja yang menginjak angka 37 tahun.

Baca juga Serena Williams Belum Pasang Target Pertahankan Gelar di Australia Open 2018

Namun begitu, Murray, Djokovic dan Nadal sudah memastikan diri akan tampil di turnamen grand slam awal tahun yakni Australia Open 2018. Keempat petenis besar dunia itu siap bertarung merebutkan titel yang terakhir dimiliki Federer pada 2017.

“Sulit untuk mengatakannya sekarang. Tapi saya pikir itu sangat mungkin. Saya tidak mengatakan itu sudah berakhir. Tapi saya pikir itu adalah sifat dari waktu dan olahraga,” ungkap Berdych, mengutip dari Sport360, Selasa (2/1/2018).

Baca juga Rafael Nadal Akan Lakoni Laga Ekshibisi Jelang Australia Open 2018

Sementara Berdych yang telah menginjak usia 32 tahun itu masih menyimpan harapan untuk bisa memenangi gelar grand slam. Menurutnya hal itu bukan sesuatu yang mustahil. Sebab, ia percaya segala sesuatunya bisa terjadi di dunia tenis.

“Saya pikir itu adalah keindahan olahraga kami yang tak peduli di mana Anda berada, Anda masih memiliki banyak kesempatan. Sejujurnya, itulah satu-satunya alasan mengapa saya maish bermain tenis,” pungkas petenis yang pernah menempati posisi empat besar dunia itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini