Makassar Kembali Jadi Juara Umum Paralympic Se-Sulsel

ant, Jurnalis · Minggu 31 Desember 2017 12:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 31 43 1838117 makassar-kembali-jadi-juara-umum-paralympic-se-sulsel-pvf6jJFi8g.jpg Atlet tenis yang akan mengikuti Pekan Paralympic Nasional XV. (Foto: Antara)

MAKASSAR - Nasional Paralympic Committee (NPC) Makassar kembali mempertahankan gelarnya sebagai juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Nasional Paralympic Committee (NPC) Sulawesi Selatan (Sulsel). Ketua NPC Sulsel, Sonny Sandra, dalam sambutannya saat menutup Kejurprov Sulsel di GOR Sudiang, Makassar, Sabtu 30 Desember 2017, memberikan ucapan selamat kepada NPC Makassar dan menyemangati para atlet khusus di 24 kabupaten dan kota Sulsel.

"Selamat kepada NPC Makassar yang menduduki juara umum dan tidak ada yang pecahkan rekornya. Bantaeng sukses mempertahankan posisinya dan di posisi ketiga, Maros yang berhasil menyalip Sinjai, " katanya dalam penutupan kompetisi atlet khusus penyandang disabilitas atau difabel yang berlangsung selama sehari ini.

BACA JUGA: Kontingen Indonesia Sabet Juara Umum ASEAN Para Games 2017, Menpora: Ini Berkat Pelatihan Nasional

Acara ini diikuti oleh 135 orang dari 15 kontingen kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Mereka terbagi atas delapan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, yakni atletik, tenis meja, bulu tangkis, catur, show down tunanetra, angkat berat, panahan, dan renang.

Acara ini tak hanya digelar di GOR Sudiang. Panitia Nasional Paralympic Committee juga menggunakan Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta sebagai venue cabor angkat berat dan renang.

Dalam pertandingan yang berlangsung sehari ini, atlet NPC Kota Makassar mempertahankan posisinya sebagai juara umum selama beberapa tahun ini. Kontingen ini menyabet 14 medali emas, 11 perak, dan lima perunggu.

Kemudian Kabupaten Bantaeng berada di posisi kedua dengan perolehan 14 emas, empat perak, dan delapan perunggu. Di posisi ketiga bercokol kontingen Maros dengan perolehan 11 emas, tujuh perak, dan enam perunggu.

Dalam pidatonya tersebut, Sonny juga berterima kasih atas kontribusi semua pengurus NPC dan para atlet di fabel. Sebab, mereka sudah bersusah payah meramaikan ajang tahunan ini.

"Tadinya saya prediksi hanya 11 kabupaten/kota yang mengikuti. Tapi, Alhamdulillah mencapai 15 kabupaten/kota. Kemudian atlet yang tadinya saya prediksi hanya sekira 120-an ternyata naik sampai 135 atlet. Ini saya mengapresiasi teman-teman di daerah, dengan keterbatasannya tetap menghadiri acara ini, " ujar Sonny yang juga menjadi ketua panitia penyelenggara kompetisi ini.

BACA JUGA: NPC Bali Berharap Atletnya Dapat Raih Medali di Asian Para Games 2018

Sonny berharap semua NPC kabupaten/kota se-Sulsel dapat merebut prestasi di tingkat nasional, bukan lagi tingkat lokal. Hal ini diperlukan agar pembinaan atlet paralympic dapat berkembang dan terus maju ke kancah yang lebih tinggi lagi.

"Karena itu diharapkan kepada NPC kabupaten/kota untuk mencari bibit-bibit muda agar bisa berprestasi hingga ajang nasional," terangnya.

Sebelumnya, Sonny menjelaskan bahwa Kejurprov NPC ini menjadi ajang pemanasan jelang pelaksanaan Pekan Paralympic Provinsi (Pepaprov) di Kabupaten Pinrang 2018. Selain itu, turnamen ini juga digelar sebagai ajang pemantauan untuk melihat sejauh mana prestasi atlet dari kabupaten/kota.

Atlet peraih medali emas, perunggu, dan perak akan mendapat prioritas untuk bertanding di Pepaprov di Pinrang. Karena itu, Sonny mengimbau kepada atlet yang tidak berprestasi untuk tidak ikut ke Papaprov di Pinrang.

Sementara Ofisial NPC Makassar, Alam Raya, mengatakan pencapaian anak didiknya dalam mempertahankan posisi juara umum itu tercipta berkat usaha dan latihan keras serta kedisiplinan mereka. "Saya berbangga kepada atlet-atlet saya karena mampu memberi prestasi gemilang untuk Makassar," tukas Alam.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini