nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Andy Murray Pesimis Bakal Jadi Pemain Peringkat 1 ATP Lagi

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 01 Januari 2018 00:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 31 40 1838228 andy-murray-pesimis-bakal-jadi-pemain-peringkat-1-atp-lagi-6D3cwyLqen.jpg Andy Murray (Foto: Reuters)

ABU DHABI – Petenis asal Inggris Raya, Andy Murray, mengisyaratkan dirinya takkan bisa kembali ke performa terbaiknya setelah mengalami cedera pinggul pada pertengahan tahun 2017. Bahkan petenis berusia 30 tahun itu tak yakin bisa menduduki peringkat satu (ATP) dunia lagi.

Performa Murray memang mengalami penurunan drastis sejak mendominasi 2016 dengan menempati peringkat satu dunia. Tetapi pada pertengahan 2017, petenis kelahiran Glasgow itu harus mengalami cedera pinggul saat menjalani babak perempatfinal Wimbledon tahun ini.

Pada tahun 2018, Murray merencanakan untuk comeback setelah pulih dari cedera tersebut. Tetapi tak ada ambisi khusus dari peraih medali emas Olimpiade 2016 itu. Terpenting baginya ia hanya ingin membalaskan rindunya terhadap dunia tenis yang sudah lama tak ia mainkan.

Baca juga Serena Williams Semakin Antusias Jalani Comeback Usai Tanding di Abu Dhabi

“Saya ingin menikmati bermain lagi. Saya benar-benar merindukannya. Saya tidak keberatan jika saya menempati peringkat 30 dunia. Saya akan senang menjadi nomor satu dunia, tapi saya hanya ingin bermain,” ungkap Murray, mengutip dari Daily Mail, Senin (1/1/2018).

“Saya merasa lebih baik saat melanjutkan. Jelas sedikit lamban di awal dan Roberto adalah salah satu pemain terbaik di dunia,” tambahnya.

Pada laga pemanasan sebelum memulai musim 2018, Murray melakoni laga ekshibisi melawan Roberto Bautista Agut. Sayang, ia harus mengalami kekalahan dari petenis berpaspor Spanyol itu dalam satu set yakni 2-6.

Baca juga Roger Federer Puas dengan Kemenangan Akhir Tahun di Piala Hopman

Murray mengaku bahwa permainannya kini telah melambat. Meski hanya menjalani satu set, tetapi ia sudah merasakan hal positif untuk bisa menyambut tahun baru 2018. Turnamen besar pertama yang akan dijadwalkan Murray adalah Australia Open 2018 pada 15-28 Januari.

“Bila Anda belum berkompetisi untuk sementara waktu, dibutuhkan waktu untuk mencapai kecepatan itu. Saya mulai merasa sedikit baik menjelang akhir, tapi saya harus terus memperbaiki dengan pasti,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini