NPC Bali Berharap Atletnya Dapat Raih Medali di Asian Para Games 2018

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 25 Desember 2017 12:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 25 43 1835547 npc-bali-berharap-atletnya-dapat-raih-medali-di-asian-para-games-2018-SjiBKf4jmY.jpg Atlet Indonesia di Asian Para Games 2017. (Foto: Antara)

DENPASAR - Ketua Nasional Paralympic Committee (NPC) Provinsi Bali, IGN Sumitha, berharap para atlet asal Pulau Dewata yang bergabung dalam tim Indonesia pada ajang ‘Asian Para Games (APG) 2018’ mampu menyabet medali emas. Ia berharap para atlet dapat mengharumkan nama bangsa dan negara.

"Kami berharap kepada para atlet asal Pulau Dewata yang bergabung di tim Indonesia berjuang sekuat tenaga untuk meraih medali, kalau bisa medali emas, sehingga olahraga ini mampu mengangkat citra Indonesia di mata dunia," kata Sumitha, di sela acara sosialisasi olahraga Asian Para Games 2018 di Denpasar.

Ia mengatakan, ada empat atlet asal Bali yang tergabung ke tim nasional. Keempat atlet itu adalah Ni Nengah Widiasih A dan Widiasih B untuk cabang olahraga (cabor) angkat berat, serta Ni Made Aryanti Putri dan Putu Kristiyanti pada cabang olahraga atletik.

"Kami berharap kepada atlet untuk terus berlatih secara sungguh-sungguh untuk dapat menorehkan prestasi lebih baik dari kejuaraan sebelumnya," ujar Sumitha didampingi sekretarisnya IGK Darma W.

BACA JUGA: Bidik Posisi 10 Besar Asian Games 2018, Menpora: Target Medali Indonesia Sedang Disusun Ulang

Sebelumnya, Ketua Direktur Public Relation Media Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC), Ashgindo Fahreza Nasution, mengatakan kejuaraan ini akan diikuti sekira 3.000 atlet penyandang disabilitas dan ofisial (pendamping) dari 43 negara di Asia yang menjadi anggota dari Asian Paralympic Committee. Mereka akan bertanding dalam berbagai cabang olahraga di kejuaraan yang digelar di Jakarta pada Oktober 2018 tersebut.

"Dalam kejuaraan tersebut akan mempertandingkan sebanyak 18 cabang olahraga dengan 582 nomor pertandingan akan dilagakan selama delapan hari," ujarnya.

Fahreza mengatakan, sama seperti Asian Games 2018 yang sudah memulai beragam aktivitas persiapan, para panitia Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) yang akan dilaksanakan satu bulan setelah Asian Games 2018 juga sudah mulai melakukan beberapa tahap persiapan. Persiapan yang telah dilakukan di antaranya melakukan sosialisasi, seperti yang saat ini sedang dijalankan pada 20 titik di 16 kota di Indonesia.

BACA JUGA: Asian Para Games 2018 Mulai Disosialisasikan INAPGOC

Ia menjelaskan dengan format ‘booth’ atau anjungan di beberapa pertokoan besar di tiap daerah yang disinggahi, yaitu Kota Medan, Palembang, Batam, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Bali, Makassar, Samarinda, dan Ambon.

INAPGOC melakukan penyebaran informasi dan aktivitas yang melibatkan perwakilan National Paralympic Committee (NPC) perwakilan INAPGOC, atlet penyandang disabilitas, komunitas difabel, komunitas hobi, dan juga pengunjung pertokoan.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini