nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berikut Daftar Pemenang International Junior Golf Championship 2017

Nyimas Ayu Triana Yustri, Jurnalis · Jum'at 22 Desember 2017 09:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 22 43 1834350 berikut-daftar-pemenang-international-junior-golf-championship-2017-SFeK0yEqMo.jpg Pemenang International Junior Golf Championship saat menerima trofi. (Foto: Nyimas Ayu/Okezone)

JAKARTA - Setelah tiga hari berlangsung, turnamen International Junior Golf Championship 2017 berakhir pada Kamis 21 Desember. Penutupan ajang bergengsi tersebut dilaksanakan di Ballroom, Golf Gallery Pondok Indah, Jakarta Selatan. Atlet yang menyabet trofi pun bangga bisa meraih kemenangan.

Adapun pemenang kategori Boys A yaitu Kosuke Hamamoto asal Thailand, dengan menciptakan 210 pukulan, enam di bawah par. Menyusul di posisi dua juga pegolf asal Thaialnd,  Atiruj Winaicaroenchai dengan 212 pukulan, empat di bawah par. Kemudian di posisi tiga, diperoleh Jaemin asal Korea, dengan 213 pukulan, tiga di bawah par.

Sementara, di kategori Girls A, pegolf muda asal Malaysia, Natasha Andrean Oon menempati posisi pertama dengan 212 pukulan, empat di bawah par. Disusul pegolf asal Korea dengan 213 pukulan, di bawah tiga par, yakni A. Yean Cho. Selanjutnya posisi tiga ditempati  Hae Ran Ryu asal Korea dengan 213 pukulan.

Tidak hanya itu, tidak lengkap rasanya jika perlombaan tidak dibumbui dengan hadirnya sang Boys and Girls Champions. Lagi lagi pemain terbaik Indonesia, Jonathan Wijono, meraih piala bergilir dengan mengalahkan para pegolf dari 15 negara. Hal itu membuktikan pegolf Indonesia tidak kalah dibandingkan negara-negara lain.

Kemenangan tersebut diperoleh dari perjuangannya dengan mengumpulkan sebanyak 207 pukulan atau 9 di bawah par. Sepanjang tiga tahun berturut-turut meraih emas (2015-2017), kini Jonathan meraih predikat  “Boys Champions”.

Pegolf asal Surabaya itu bermain konsisten sejak hari pertama. Ia mencetak masing-masing 68 pukulan atau di bawah empat par pada hari pertama dan sama di hari ketiga. Kemudian di hari kedua, bermain 71 pukulan atau satu di bawah par.

Secara teknis, menurutnya kemampuan para pegolf Indonesia tidak kalah dibandingkan dengan pegolf-pegolf dari negara-negara lain. Namun, dia mengakui butuh upaya lebih keras untuk memperkuat mental dalam menghadapi turnamen-turnamen Internasional.

“Terkadang kita takut sendiri melihat pemain-pemain dari Thailand. Tapi, kita harus berusaha untuk fokus pada permainan sendiri, tidak perlu membanding-bandingkan dengan permainan orang lain,” ujar Jo –sapaan akrab Jonathan.

Menariknya, tepat di hari final yang mengantarkan Jo menjadi sang boys winner, ia genap berusia 17 tahun. Hal itu merupakan kado spesial yang ia dapatkan dengan ditemani kedua orang tuanya berdiri di panggung untuk menerima trofi juara.

Sementara itu, pegolf asal Thailand, Athaya Tithikul, menjadi Girls Champions, dengan mencetak 211 pukulan atau 5 di bawah par. Dalam pertandingan tiga hari berturut-turut, ia mengumpulkan 72, 69, 70 pukulan.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini