nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alami Cedera Berkepanjangan, Andy Murray Diminta Miliki Mental Kuat

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 23 Desember 2017 03:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 22 40 1834804 alami-cedera-berkepanjangan-andy-murray-diminta-miliki-mental-kuat-J1zR29VoC1.jpg Andy Murray (Foto: AFP)

LONDON – Harapan Andy Murray untuk bisa tampil di ajang Australia Open 2018 semakin kecil usai kondisi kebugaran dirinya memburuk saat menjalani latihan pramusim di Miami. Hal tersebut tak lepas dari kelanjutan cedera pinggul yang sebelumnya didapat Murray saat bertanding di Wimbledon 2017 pada bulan Juli.

Sejak pertandingannya melawan Sam Querrey di Wimbledon 2017 tersebut, Murray belum satu kali pun tampil di turnamen resmi lantaran fokus pada pemulihan cederanya. Pada awalnya, petenis berkebangsaan itu berniat untuk bisa comeback di ajang Australia Open 2018.

(Baca juga: Andy Murray dan Novak Djokovic Diragukan Bakal Bersinar pada 2018)

Australia Open 2018 sendiri merupakan ajang yang sangat dinantikan oleh Murray. Selain turnamen tersebut berlevel grand slam, Australia Open juga bisa menjadi jalan bagi Murray untuk kembali ke jajaran 10 besar petenis dunia.

Pasalnya, posisi Murray yang semula berada di empat besar, kini harus terdepak hinga merosot ke tempat ke-16 lantaran tak berlaga di turnamen resmi selama enam bulan. Apabila mantan petenis nomor satu dunia itu kembali absen di Australia Open 2018, maka kemungkinan besar posisinya pun akan kembali mengalami kemerosotan.

Menanggapi kondisi Murray tersebut, mantan petenis nomor satu Britania Raya, Greg Rusedski, menjelaskan bahwa seorang petenis top dunia harus memiliki mental yang kuat. Menurutnya, penting bagi seorang petenis untuk berlaku bijak, utamanya pada kondisi dirinya sendiri.

Apabila Murray masih belum fit 100%, maka ia menyarankan kepada petenis Skotlandia itu untuk sejenak melupakan berbagai macam pertandingan dan hanya berfokus pada pemulihannya. Lebih jauh, Rusedski menilai bahwa sulit bagi Murray untuk bisa kembali pulih dalam waktu cepat, mengingat selama ini Murray kerap ditimpa berbagai cedera.

“Dia seharusnya hanya comeback ketika sudah merasa siap melakukan hal-hal benar di luar sana. Tidak ada poin yang bisa dilakukan selain itu. Saya harap saya salah, namun saya kira ini akan mengambil waktu bagi Andy untuk bisa kembali sebagaimana sebelumnya, dan ini akan menjadi sulit,” ujar Rusedski, menukil dari Mirror, Sabtu (23/12/2017).

“Andy pernah menjadi nomor satu dunia dan memenangkan turnamen besar dan berada dalam The Big Four – saya tidak tahu jika secara mental dia akan menerimanya untuk tidak berada di level itu lagi. Namun, dia harus melakukan apa yang dirasa terbaik untuk dirinya,” lanjut Rusedski.

“Anda tidak bisa melupakan prestasi luar biasanya, namun secara psikologis ketika Anda berada dalam kondisi sehat, itu sulit untuk menerima kekalahan dari orang-orang yang ketika Anda dalam kondisi normal merasa dan tahu bahwa Anda bisa mengalahkannya,” pungkas pria 44 tahun itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini