Image

Vettel Tanggapi Insiden di Baku dan Singapura

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 23 Desember 2017, 01:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 22 37 1834790 vettel-tanggapi-insiden-di-baku-dan-singapura-WlVz2EzGzK.jpg Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel (Foto: AFP)

MARANELLO – Sempat tampil mengesankan di awal musim kejuaraan Formula One (F1) 2017 dengan memenagkan balapan dua kali dari tiga seri pertama, pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, justru berakhir dengan kegagalan. Pasalnya, di pertengahan musim, pembalap berkebangsaan Jerman itu sempat mengalami penurunan performa dan membuatnya sulit kembali ke penampilan terbaiknya lagi.

Pada akhirnya, Vettel mengakhiri musim dengan menempati posisi kedua di klasemen akhir. Juara dunia F1 sebanyak empat kali itu harus merelakan posisinya dikudeta oleh pembalap Mercedes. Lewis Hamilton, yang tampil stabil di jajaran depan.

(Baca juga: Sebastian Vettel Buka Suara soal Kondisi Michael Schumacher)

Banyak pihak menilai, sebab utama kegagalan Vettel di musim ini adalah performa buruknya saat tampil di Sirkuit Baku Azerbaijan dan Sirkuit Marina Bay di Singapura. Pasalnya, pada dua seri tersebut, Vettel nampak dipenuhi dengan emosi dan justru mendapatkan hasil tak maksimal.

Vettel sendiri pun mengakui bahwa insiden yang terjadi di Baku dan Singapura cukup mengusiknya dan sedikit banyak mempengaruhi hasil balapan. Namun begitu, ia sudah cukup puas dengan apa yang didapat musim ini. Saat di Baku, Vettel dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke arah mobil Hamilton, yang mana saat itu membuat emosinya tidak stabil dan mengacaukan balapan.

“Satu yang paling menonjol yang saya kacaukan mungkin kejadian di Baku, yang seharusnya tidak perlu. Kami kehilangan beberapa poin di sana,” jelas Vettel, mengutip dari BBC, Sabtu (23/12/2017).

“Apakah itu membuat perbedaan? Saya tidak berpikir itu penting. Melihat ke belakang bahwa pada faktanya saya membuat tim mengalami penurunan, dan itu membuat kami tidak mendapatkan apa-apa. Namun di samping itu, kami memiliki tahun yang kuat,” lanjut Vettel.

Sedangkan di Singapura, Vettel menyebabkan terjadinya kecelakaan beruntun lantaran menabrak mobil Max Verstappen dan Kimi Raikkonen. Karena kejadian tersebut, Vettel yang semula bertekad memenangkan balapan dan meraup 25 poin itu pun tak mampu mewujudkan misinya karena mobilnya mengalami kerusakan mesin, yang membuatnya tak bisa melanjutkan balapan.

 “Hal-hal seperti di Singapura membuat kami harus membayar mahal, namun hal-hal seperti itu bisa terjadi. Jika Anda berhenti balapan, Anda mungkin akan keluar juga. Niatnya jelas bukan untuk tidak menyelesaikan balapan, namun terkadang hal-hal seperti ini terjadi. Balapan-balapan lainnya secara keseluruhan kami sudah mendapatkan yang lebih dari cukup,” tuntas Vettel.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini