Demi Perbaiki Hasil di ABL 2017-2018, CLS Knights Datangkan 2 Pemain Asing Anyar

ant, Jurnalis · Senin 11 Desember 2017 12:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 11 36 1828436 demi-perbaiki-hasil-di-abl-2017-2018-cls-knights-datangkan-2-pemain-asing-anyar-DEECaasIBe.jpg Ilustrasi pertandingan CLS. (Foto:ANTARA/M Risyal Hidayat)

JAKARTA -  CLS Knights Indonesia merekrut dua pemain baru yakni power forward, Decorey Aaron Jones dari Amerika Serikat (AS) dan point guard asal Filipina Rudy Lingganay menjelang laga kandang terakhir Liga Bola Basket ASEAN (ABL) pada 2017.

Dikutip dari keterangan resmi CLS yang diterima di Jakarta, Senin, kedua pemain tersebut diplot untuk menggantikan pemain asal AS lainnya Evan Brock yang kiprahnya dianggap tidak terlalu siginifikan terhadap permainan tim. Evan Brock sendiri didatangkan beberapa waktu lalu untuk menggantikan posisi Duke Crews yang cedera dan harus menepi selama 12 pekan.

"Saya berterima kasih kepada Evan Brock atas kontribusinya dalam tiga pertandingan terakhir. Setelah berdiskusi dengan tim pelatih, khususnya mengenai kekalahan di gim kedua dan keempat kemarin, kami butuh dua pemain yang bisa membawa permainan jadi lebih cepat," ujar managing partner CLS Knights Indonesia Christopher Tanuwidjaja.

BACA JUGA: Kehilangan Energi Jadi Alasan Kekalahan CLS Knights dari Wakil Thailand di ABL 2017

Sebagai informasi, dengan kedatangan Jones dan Lingganay, CLS kini diperkuat total empat pemain asing setelah center AS Brian Williams (center) dan point guard keturunan Thailand Frederick Lee Jones. ABL sendiri hanya memperbolehkan sebuah tim diperkuat empat pemain asing yaitu dua berstatus "world import" dan sisanya "heritage import player" atau keturunan Asia Tenggara.

Menurut Christopher, Decorey Aaron Jones dipilih karena dianggap memiliki energi yang besar di lapangan dan seorang pekerja keras. Usia pemain bertinggi badan 206 sentimeter itu pun masih terbilang muda, 24 tahun.

Ia sempat bermain di liga LNB Cile bersama tim Espanol De Talca dan membawa timnya juara liga nasional Cile pada musim 2016-2017. Sementara, alasan mendatangkan Rudy Lingganay yaitu pihak CLS yakin pemain berusia 31 tahun itu dapat membuat tempo permainan CLS semakin cepat.

Di samping itu, Rudi merupakan pemain dengan segudang pengalaman di Liga Bola Basket Profesional Filipina (PBA) bersama beberapa tim yaitu Powerade Tigers, Global Port Batang Pier, KIA Picanto dan TNT Ka Tropa. Harapannya, dua pemain baru bisa menambah kekuatan tim diungkapkan oleh pelatih CLS Koko Heru Setyo Nugroho. Namun, Koko mengingatkan bahwa dia memberikan kepercayaan dan tanggung jawab yang sama demi meningkatkan performa tim di ABL.

"Persaingan ABL sangat ketat dan karena itu jangan sampai lengah. Kami harus bangkit kembali secepatnya," kata Koko.

Adapun pertandingan kandang terakhir CLS di GOR Kertajaya, Surabaya, digelar pada Rabu 13 Desember 2017 melawan Singapore Slingers. Di pertemuan pertama di Singapura, Singapore Slingers menaklukkan CLS dengan skor 77-66.

Rekor CLS di ABL 2017-2018 untuk sementara adalah sekali menang dari empat laga. Satu-satunya kemenangan diraih ketika melawan tim Taiwan Formosa Dreamers di GOR Kertajaya, Surabaya, dengan skor 94-73. Sisanya, CLS takluk dari Singapore Slingers, tim Thailand Mono Vampire 85-98 dan Hong Kong Eastern 78-87.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini