Image

Jelang Asian Games 2018, Imam Nahrawi Pastikan Pembiayaan Latihan Nasional 40 Cabang Olahraga

ant, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 09:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 43 1827117 jelang-asian-games-2018-imam-nahrawi-pastikan-pembiayaan-latihan-nasional-40-cabang-olahraga-EHtUMXHASs.jpg Imam Nahrawi (Foto:Antara)

TULUNGAGUNG - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan pembiayaan pemusatan latihan nasional 40 cabang olahraga untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang efektif per 1 Januari tahun depan.

"Pembiayaan penuh sesuai perpres ini meliputi akomodasi, uang saku, 'training camp', 'try out' di luar negeri hingga fasilitas latihan dan tanding," kata Imam Nahrawi di sela pembukaan Santri Preneur Expo 2017 di GOR Lembu Peteng, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (7/12). 

Pihaknya berharap keputusan tersebut tidak mengganggu persiapan atlet Indonesia untuk menghadapi kejuaraan empat tahunan itu. Apalagi sisa waktu efektif yang ada tinggal delapan bulan atau kurang dari satu tahun.

Selama ini, persiapan atlet Indonesia untuk menghadapi Asian Games 2018 memang sedikit tersendat terutama terkendala masalah dana. Salah satu cabang olahraga yang menghadapi hal tersebut adalah angkat besi. Bahkan Eko Yuli dan kawan-kawan sampai urung mengikuti kejuaraan dunia.

Saat ini, pihaknya mulai merapatkan barisan untuk mengawal pelatnas. Selain itu akan mengawasi secara langsung semua persiapan mulai lokasi pertandingan hingga bagaimana persiapan atlet dari 40 cabang olahraga yang akan diturunkan.

"Pak Wapres Jusuf Kalla selalu ketua dewan pengarah akan mengawal secara langsung semua persiapan ini. Yang jelas kita semua tidak akan berhenti untuk akselerasi, percepatan dan koordinasi satu sama lain," kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu.

Selain menyiapkan atlet, Kemenpora juga terus memantau perkembangan pembangunan dan renovasi sarana dan prasarana yang akan digunakan, baik yang dipusatkan di Gelora Bung Karno Jakarta maupun di Jakabaring Sport City, Palembang.

"Ketika bicara infrastruktur, kaitannya dengan penyelenggaraan, ketika bicara penyelenggaraan bagaiman dengan atlet. Nah, ini yang tidak berhenti kami koordinasikan," katanya.

Dengan dikendalikan langsung oleh pemerintah, selepas pembubaran Satlak Prima, Imam Nahrawi menjelaskan bahwa persiapan harus dilakukan.

Pihaknya tidak ingin atlet Indonesia kesulitan untuk menghadapi kejuaraan olahraga "multi event" terbesar di Asia itu.

Pada Asian Games 2018, sebagai tuan rumah, Kemenpora telah menetapkan target pada kejuaraan tersebut, yakni masuk 10 besar. Angkat besi merupakan salah satu cabang yang diunggulkan untuk menyumbangkan emas selain cabang olahraga lain, seperti bulu tangkis.

"Saya sempat menengok latihan mereka dan perjuangan anak-anak luar biasa. Kami meminta kepada semua atlet untuk benar-benar bersiap diri, apalagi persaingan bakal jauh lebih ketat," kata pria yang juga seorang politikus itu.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini