Image

Meski Sukses di MotoGP, Lorenzo Tak Izinkan Anaknya Jadi Pembalap

Nanda Karlita, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 16:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 08 38 1827380 meski-sukses-di-motogp-lorenzo-tak-izinkan-anaknya-jadi-pembalap-hNjZmuAk3A.jpg Jorge Lorenzo (Foto: laman resmi MotoGP)

PALMA DE MALLORCA – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, memiliki hasil yang terbilang kurang memuaskan di kompetisi balap tahun ini. Pada MotoGP 2017, Lorenzo menjalani musim perdananya bersama Ducati Corse. Di akhir musim, pembalap asal Spanyol itu hanya berada di urutan ketujuh dengan koleksi 137 angka.

Hasil tersebut menjadi yang terburuk di sepanjang kariernya mentas di kelas tertinggi MotoGP sejak memulai debut pada 2008. Sepanjang 10 musim berkarier di kelas tertinggi MotoGP, Lorenzo telah mengumpulkan tiga gelar juara yang ia dapatkan pada 2010, 2012, dan, 2015. Namun prestasi tersebut tak didapatkan dengan usaha mudah.

Saat menghadiri salah satu acara masak di Spanyol, Lorenzo menuturkan beberapa risiko besar yang akan dihadapi oleh seorang pembalap. X-Fuera –julukan Lorenzo– harus terjatuh dan mendapatkan beberapa luka yang serius. Selain itu, Lorenzo juga membeberkan risiko kehilangan nyawa saat menjalani suatu balapan.

(Baca juga: Kontraknya Berakhir pada 2018, Marquez Akui Masih Betah di Honda)

Dengan berbagai risiko tersebut, pembalap kelahiran Spanyol itu mengaku tak mengizinkan anaknya untuk berkecimpung di dunia balap. Pembalap yang kini berusia 30 tahun itu tak ingin melihat masa-masa sulit yang dirasakan olehnya juga bisa dialami oleh sang anak. Karena itu,  Lorenzo akan berusaha keras untuk melarang anaknya untuk tak terjun ke dunia  balap.

“Saya akan mencoba agar anak saya tidak mendedikasikan dirinya untuk menjadi pembalap motor. Saya mengalami masa-masa sulit dengan luka-luka dan juga operasi,” ujar Lorenzo, mengutip dari Marca, Jumat (8/12/2017).

Sayangnya, Lorenzo masih betah melajang hingga saat ini. Bahkan dalam akun Instagram-nya, Lorenzo sangat jarang mengunggah kebersamaannya dengan seorang gadis. Bahkan ia selalu menyibukkan dirinya untuk menjalani latihan fisik ataupun menjajal kecepatan motornya.

(Baca juga: Tak Ingin Lagi Pastikan Gelar Juara di Race Terakhir, Marquez Ingin Fokus sejak Awal Musim)

Meski melarang anaknya untuk berkecimpung di dunia balap, Lorenzo nyatanya sangat bangga dengan pekerjaannya. Pembalap dengan nomor motor 99 itu membangun sebuah museum di tempat kelahirannya.

Dalam museumnya itu, Lorenzo memamerkan beberapa prestasi yang telah ia torehkan di ajang balap motor paling bergengsi itu. Selain memamerkan sejumlah prestasinya, Lorenzo juga memperbolehkan para pengunjung untuk menjajal balapan mobil F1 secara virtual. Maklum saja, ia merupakan salah satu pengagum balapan jet darat itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini