Image

Vinales Bantah Tim Yamaha Sudah Tak Percaya Sarannya terhadap Pemilihan Sasis untuk Motor Baru

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 02:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 07 38 1826998 vinales-bantah-tim-yamaha-sudah-tak-percaya-sarannya-terhadap-pemilihan-sasis-untuk-motor-baru-uwEqhDaTrZ.jpg Maverick Vinales (Foto: AFP)

LESMO – Kiprah Tim Movistar Yamaha di MotoGP 2017 memang sungguh buruk. Sempat memberikan tampil luar biasa di awal-awal balapan, Tim Yamaha justru mengalami penurunan performa di paruh kedua MotoGP 2017.

Bahkan kedua Tim Yamaha gagal ikut serta dalam persaingan dalam perburuan titel juara dunia tahun ini yang menghadirkan persaingan antara pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, melawan rider Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso.

Baca Juga: Yamaha Gagal di MotoGP 2017, Rossi "Salahkan" Vinales

Kondisi tersebut lantas memunculkan rumor bahwa saat ini mayoritas teknisi Tim Yamaha kabarnya lebih memilih mendengarkan saran dari Valentino Rossi, ketimbang Maverick Vinales. Ya, sebab Vinales memang disebut-sebut menjadi aktor utama di balik kegagalan Tim Yamaha di MotoGP 2017.

Pasalnya Rossi sempat mengaku sudah memberikan saran kepada manajemen Tim Yamaha bahwa YZR-M1 musim 2017 bukanlah motor yang kompetitif. Prediksi Rossi terkait hal itu pun ternyata terealisasikan.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Vinales sendiri beberapa waktu lalu. Pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut membantah bahwa adanya krisis kepercayaan dari teknisi Yamaha kepada dirinya dalam memberikan pendapat terkait penentuan sasis motor Tim Yamaha di MotoGP 2018.

Baca Juga: Suzuki Melempem di Musim 2017, Ini Komentar Maverick Vinales

“Tidak, hal tersebut (krisis kepercayaan para teknisi Yamaha) sama sekali tidak sedang terjadi pada saat ini. Sekalinya Anda berada di dalam lingkup Yamaha, Anda akan menyadari bahwa ini  merupakan brand  juara,” ucap Vinales, seperti disadur dari Bikesport News, Jumat (8/12/2017).

“Saya merasa tidak yakin mereka tak mau menang. Mereka telah bekerja dengan baik dan selalu memberi yang terbaik bagi Vale dan saya. Saya selalu dibebaskan memilih sasis yang saya mau, motor yang saya mau,” tuntas pembalap berusia 22 tahun itu.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini