Image

Hal Paling Mengejutkan di Musim Lalu? Vinales: Yamaha Gagal Bersinar di Paruh Kedua MotoGP 2017

Nanda Karlita, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 21:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 38 1826875 hal-paling-mengejutkan-di-musim-lalu-vinales-yamaha-gagal-bersinar-di-paruh-kedua-motogp-2017-r9bda1bi37.jpg Maverick Vinales (Foto: laman resmi MotoGP)

FIGUERES – Penampilan pembalap Tim Ducati Corsea, Andrea Dovizioso, di MotoGP 2017 cukup mengejutkan banyak pihak. Bersama tim asal Italia itu, Dovizioso mampu keluar sebagai runner-up dan sempat menempel ketat perolehan poin Marc Marquez (Repsol Honda) yang keluar sebagai juara dunia 2017.

Penampilan rider asal Italia itu mendapatkan komentar dari Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Maklum saja, Vinales berada di urutan ketiga –satu tingkat di bawah Dovizioso– dengan koleksi 230 poin dan berjarak 31 angka dari Dovizioso.

(Baca juga: Tunggangi Motor MotoGP, Alex Marquez Tiru Strategi sang Kakak dan Dani Pedrosa)

Namun, penampilan mentereng itu tak membuat rider asal Spanyol itu heran. Sebab Vinales telah memprediksi bahwa para pembalap Ducati akan banyak bicara saat kompetisi MotoGP 2017 berjalan. Itu dilihat Vinales saat mereka menjalani race pertama yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar.

“Ducati berada di sana dalam banyak balapan dan dengan potensi yang besar di beberapa sirkuit. Jadi membawa Dovizioso keluar sebagai runner-up itu tidak membuat saya heran. Di Qatar mereka telah sangat jelas menunjukkan identitasnya. Jelas enam kemenangan yang diraih Dovizioso, mereka telah bekerja keras dengan baik,” ujar Vinales, mengutip dari Marca, Kamis (7/12/2017).

Penuturan lain diberikan oleh Vinales kepada pewarta. Menurut pembalap yang memiliki julukan Top Gun itu, hal yang paling mengejutkan baginya adalah penurunan performa yang ditunjukkan Yamaha di paruh kedua MotoGP 2017. Padahal Vinales berhasil menunjukkan bahwa ia adalah salah satu penantang juara terkuat musim ini.

(Baca juga: Suzuki Melempem di Musim 2017, Ini Komentar Maverick Vinales)

Sayangnya hal itu tidak tejadi di paruh kedua MotoGP 2017. Vinales bersama Yamaha berhasil mengumpulkan podium pertama di paruh pertama MotoGP 2017 sebanyak tiga kali. Sementara setelah seri ketujuh yakni MotoGP Jerman, pembalap asal Spanyol itu tercatat tak pernah lagi berdiri di podium tertinggi hingga seri pamungkas.

“Bukan Dovizioso yang cukup membuat saya heran tetapi penampilan tim saya sendiri. Kami bisa menunjukkan penampilan yang cukup baik di paruh pertama musim ini dan di paruh kedua kami tidak bisa tampil dengan cukup baik. Itu yang membuat saya terkejut. Padahal kami telah bekerja dengan sangat baik,” tukas Vinales.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini