Image

Kepala Kru Suzuki Ecstar Beberkan Masalah Utama Tim pada MotoGP 2017

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 12:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 38 1826616 kepala-kru-suzuki-ecstar-beberkan-masalah-utama-tim-pada-motogp-2017-B8g8QzEtR1.jpg Andrea Iannone dan Alex Rins (Foto: AFP)

HAMAMATSU – Kepala Kru Tim Suzuki Ecstar, Manuel Cazeaux, mengungkapkan masalah terbesar bagi dua pembalapnya yakni Andrea Iannone dan Alex Rins di ajang MotoGP 2017. Ia pun menjelaskan bahwa kendala utama Suzuki selama musim ini adalah soal mesin.

Meski awalnya sempat optimis dengan mesin yang dikembangkan pada akhir 2016, tapi pada kenyataannya tim pabrikan Jepang itu justru tak mampu berbicara banyak. Bahkan, raihan musim ini tak jauh lebih baik dari musim 2016 yang sukses menempati posisi empat klasemen akhir tim.

“Mesin tahun ini  dikembangkan untuk memperbaiki motor di beberapa daerah, namun seiring berjalannya musim, ternyata mesin juga memiliki kekurangan di area lain. itu adalah masalah kami di banyak lintasan, jadi kami berjuang untuk tetap bertahan di kompetisi ini,” ungkap Cazeaux, Kamis (7/12/2017).

Baca juga Meski Belum Raih Hasil Baik di MotoGP 2017, Brivio Tetap Optimis dengan Kemampuan Iannone & Rins

Musim ini, Suzuki Ecstar harus puas mengakhiri klasemen akhir di posisi enam klasemen akhir tim dengan nilai 130. Jika berkaca pada musim lalu, kala tim tersebut diperkuat Maverick Vinales dan Aleix Espargaro, mereka berhasil mencetak  295 poin. Keberhasilan itu juga berkat raihan positif Vinales yang sukses meraih satu kemenangan dan tiga podium.

Namun, di balik berbagai masalah dan kesulitan itu, pada akhir musim, Suzuki mulai berbicara. Seakan telat panas, pada empat seri terakhir Suzuki mulai menebar ancaman. Kecuali di Malaysia. Balapan yang digelar di Jepang, Australia dan Valencia, Iannone dan Rins mulai menunjukkan hasil positif.

Pada tiga seri tersebut, Iannone selalu konsisten menempati posisi enam besar. Posisi terbaik ada di Jepang dengan finis keempat. Sementara Rins konsisten di posisi 10 besar, dengan raihan terbaik di Valencia yang mengakhiri balapan di tempat keempat. Cazeaux pun mengatakan ini merupakan hasil yang baik.

Baca juga Suzuki Kalah Bersaing di MotoGP 2017, Davide Brivio Sebut Era Baru Belum Buahkan Hasil

 “Ini benar-benar tahun yang positif karena kami memperbaiki secara rinci masalah yang kami hadapi. Meskipun mesin merupakan hambatan dan membuat langkah kami mundur, kami tetap mengalami akhir musim yang kuat untuk tahun ini,” tambahnya.

“Kami telah membuat beberapa kemajuan dengan mesin 2018 yang telah kami gunakan sejak tes Valencia. Jelas kami bergerak ke arah yang benar,” pungkas mantan kru Yamaha itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini