Image

Hujan Tembakan Three Poin Bawa Surabaya Fever Pastikan Tiket Final Srikandi Cup 2017

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 01 Desember 2017 20:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 01 36 1823820 hujan-tembakan-three-poin-bawa-surabaya-fever-pastikan-tiket-final-srikandi-cup-2017-h4MnEfesNt.jpg Surabaya Fever (Foto: istimewa)

MAKASSAR – Tim Surabaya Fever memastikan langkah mereka ke babak Final Srikandi Cup 2017 yang berlangsung di GOR Flying Wheel Makassar, Jumat (1/12/2017. Pada semifinal tadi mereka mampu mengalahkan klub asal Kalimantan Barat, Tenaga Baru Pontianak dengan skor 83-59.

Hujan tembakan tiga angka mengiringi kemenangan Fever atas Tenaga Baru Pontianak. Tercatat mereka mampu membuat 16 kali tembakan tiga angka dari 46 total pencobaan. Namun yang menjadi pusat perhatian pada pertandingan kali ini adalah kembalinya Astrid dalam pernampilan terbaiknya, yang pada pertandingan ini berhasil mencetak lima kali three poin sekaligus mengemas total 15 angka`dan lima assist.

Cedera kepanjangan (ACL) dua musim lalu kala ia bermain untuk Sahabat Semarang, sempat membuat ia putus asa untuk bisa berkiprah kembali di pentas basket Nasional. Hanya saja ia akhirnya mampu bangkit dan kini secara perlahan ia mulai bisa menunjukkan permainan aslinya.

Astrid yang bertindak sebagai jenderal lapangan Surabaya Fever tidak hanya memberikan rasa nyaman dengan menjaga ritme permainan timnya, ia pun menunjukkan kelasnya dalam urusan eksekusi lemparan jarak jauh.

Sejak kuarter awal, Fever datang dengan ciri khas permainan timnya yakni mengandalkan lemparan-lemparan perimeter dan sesekali bermain set play dengan menargetkan center andalan mereka Gabriel Sophia untuk menusuk area pertahanan lawan.

Eksekusi shooting perimeter yang mampu di konversikan menjadi angka oleh parapemain Fever, membuat tim asal Surabaya itu akhirnya mampu unggul di babak pertama dengan selisih 20 angka (42-22).

Memasuki babak kedua hujan tembakan three poin pun kembali terjadi. Sementara Tenaga Baru berusaha memperkecil ketertinggalan mereka lewat tusukan-tusukan di wilayah paint area Fever. Meski Fanny Kalumata kapten tim Tenaga Baru bermain bagus pada hari ini, sayangnya ia belum mampu mengangkat timnya untuk bisa mengalahan sang juara bertahan. Sekalipun ia mampu mengemas 20 angka dan 7 rebound, tetap saja ia harus mengakui keunggulan lawannya.

Catatan statistik menunjukkan bahwa Surabaya Fever mampu mencetak 23 poin dari turnovers lawan dan para pemain cadangan mereka berhasil mengemas 32 angka secara keseluruhan. Dalam game ini dua pemain Fever, Astrid dan Debby menjadi top skorer bagi timnya, saat keduanya sama-sama mampu mencetak 15 poin.

“Meski menang saya selalu tidak pernah merasa puas. Tapi saya memberikan apresiasi untuk tim saya yang sudah mulai bermain dengan padu, khususnya tembakan-tembakan dari perimeter luar. Saya juga memberikan kredit bagi Tenaga Baru, mereka semakin bagus di musim ini dan hanya kurang chemistry saja,” ungkap Wellyanto Pribadi dalam keterangan pers yang diterima Okezone.

“Banyak yang bilang permainan saya sudah berubah semenjak mengalami cedera. Tapi bagi saya itu tidak masalah. Malah sekarang saya harus bermain lebih dewasa dan harus mengasah kemampuan shooting saya. Trauma cedera tidak saya pikirkan, hanya saja ada semacam memori dalam tubuh sini yang tidak boleh saya pikirkan secara berlebihan, Ungkap Astrid yang baru pada bulan Mei 2017 mulai berlatih intensif setelah paska cedera ACL.

Menanggapi kekalahan atas Fever, Pelatih Tenaga Baru Pontianak, Irma Amelya mengaku sudah berjuang dengan maksimal dan kini tiamnya bersiap untuk berkonsentrasi dalam perebutan peringkat ketiga.

“Ini pertama kali kami masuk semifinal, mungkin agak sedikit nervous dan sesungguhnya mereka belum mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Kami akan coba evaluasi dari game ini untuk merebut peringkat ketiga besok,” kata Irma.

Pada babak final besok, Surabaya Fever akan meladeni perlawanan Merpati Bali yang dipertandingan semifinal kedua tadi berhasil mengalahkan Merah Putih Samator Jakarta 64-32. Pemain Merpati Yusranies Assipalma menjadi top performer bagi timnya dengan catatan statistik 12 poin, enam rebound dan dua assist.

“Anak-anak sukses menjalankan target yang saya kasih. Defense mereka juga bagus dan game terkontrol dengan baik. Tadi kami memang kehilangan Mia akibat cedera di muka, tapi untungnya kami sudah mempersiapkan skema hal yang terburuk mulai dari game penyisihan pool, termasuk absennya Dita dan Ayu. Jadi kita sudah siap menghadapi babak final besok, meski Fever juga dalam skuat yang lengkap,” ulas Bambang Asdianto Pribadi.

Dari kubu Samator Jakarta, Nina Yunita yang bertindak sebagai pelatih tim kepala mengemukakan timnya masih belum stabil dalam segi permainan. Di tambah lagi pada pertandingan tadi ia memuji defense yang di peragakan para pemain Merpati Bali. Menatap perebutan peringkat ketiga besok, ia mengatakanbahwa kedua tim memiliki kans yang sama, sebab Tenaga Baru musim ini mendapatkan beberapa pemain yang mumpuni dan membuat kekuataan mereka bertambah.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini