nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miliki Peluang Berjumpa dengan Chen/Jia di Turnamen Lainnya, Greysia/Apriyani: Kami Tak Boleh Lengah

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Senin 27 November 2017 05:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 27 40 1820997 miliki-peluang-berjumpa-dengan-chen-jia-di-turnamen-lainnya-greysia-apriyani-kami-tak-boleh-lengah-iVGr60gUvy.jpg Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan ganda putri China, Chen Qingchen/Jia Yifan (Foto: PBSI)

KOWLOON – Persaingan sektor ganda putri antara Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Chen Qingchen/Jia Yifan (China) menjadi salah satu pertandingan yang menarik disaksikan. Kedua pasangan baru dua kali bertemu dan saling mengalahkan satu sama lain.

Di semifinal Prancis Open Superseries 2017, Greysia/Apriyani mengalahkan Chen/Jia dengan skor telak 21-9 dan 21-10. Berkat kemenangan tersebut, pasangan Pelatnas itu melaju ke final dan meraih gelar perdana di level superseries usai menumbangkan wakil Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan, 21-17 dan 21-15.

Baca juga: Jadi Runner-Up Hong Kong Open 2017, Greysia/Apriyani Akui Keunggulan Lawan

Namun di pertemuan kedua, Greysia/Apriyani takluk dari Chen/Jia di final Hong Kong Open 2017. Pasangan peringkat 17 dunia itu kalah dalam pertarungan tiga set dengan skor 21-14, 16-21, dan 15-21.

Greysia mengatakan dirinya dan Apriyani tidak boleh lengah saat bertemu Chen/Jia di turnamen berikutnya. Ia menegaskan tak akan bersantai-santai menghadapi pasangan ganda putri peraih gelar Juara Dunia 2017 tersebut.

“Sekarang kan sudah ada video. Ya sekarang kami semua nggak boleh santai-santai. Karena skill semua sudah sama, fisik sudah sama. Jadi saya mau tekankan sama Apri untuk jangan kendor, saya juga tetap harus ada keyakinan dan nggak boleh kendor juga,” ungkap Greysia, mengutip dari laman resmi PBSI, Senin (27/11/2017).

Baca juga: Takluk di Final Hong Kong Open 2017, Greysia/Apriyani: Kami Harus Lebih Konsisten

Lebih lanjut, Greysia menilai Chen/Jia masih kebingungan dengan pola permainan mereka saat saling berhadapan di Prancis Open tahun ini. Meski begitu, ia menuturkan semua pemain akan melakukan evaluasi dari setiap hasil pertandingan sehingga mereka dapat mengetahui kelemahan lawannya.

“Kalau di Prancis kelihatannya mereka masih bingung. Ya setiap habis pertandingan kami semua belajar, mereka juga belajar. Jadi otomatis kami tahu kelemahan mereka, mereka juga tahu kelemahan kami,” pungkasnya.

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini