nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tampil di TEZ Tennis Open, Christopher Rungkat Diyakini Dapat Hadangan Berat

ant, Jurnalis · Jum'at 17 November 2017 09:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 17 40 1815599 tampil-di-tez-tennis-open-christopher-rungkat-diyakini-dapat-hadangan-berat-Zdi0gDl4At.jpg Rungkat andalan Indonesia di TEZ Tennis Open 2017. (Foto: Reza Jailani/Okezone)

JAKARTA - Petenis Indonesia Christopher Rungkat diprediksi akan menghadapi tantangan berat di turnamen berlevel Men's Future bertajuk "TEZ Tennis Open" yang digelar di Lapangan Hotel Sultan, Jakarta pada 20 November-2 Desember 2017.

Pasalnya, ia menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang lolos langsung ke babak utama, dan akan bersaing dengan peserta dari 15 negara asing di turnamen yang terbagi menjadi dua seri tersebut.

"Rungkat ini, karena peringkatnya 812 dunia, makanya berkesempatan lolos ke babak utama. Dan nanti ada kesempatan lagi untuk wakil Indonesia di 'qualifying' pada 18-20 November 2017 untuk masuk babak utama," ucap Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti Susan Subekti, di Jakarta, Kamis.

Hal tersebut lantaran dalam kompetisi, Christopher hanya berada di urutan 14 dalam daftar pemain unggulan yang harus bersaing dengan unggulan teratas asal Korea Selatan Duckhee Lee yang menghuni peringkat ke 205 dunia, disusul petenis asal Jerman Daniel Altmaier (240) di posisi kedua dan petenis asal Taiwan Chen Ti (318) posisi ketiga.

"Jadi turnamen berskala internasional ini bakal begitu ketat persaingannya dan bisa dinikmati oleh semua khalayak. Total hadiah yang diperebutkan mereka yakni 50.000 dolar AS atau sekitar Rp650 juta," ucap Susan yang juga merupakan Direktur Turnamen tersebut.

Turnamen itu sendiri, akan dibagi dalam dua seri yang menyediakan 32 slot di babak utama, terdiri 18 "direct acceptance" (lolos langsung), dua "spesial exempt" (perlakuan spesial), empat penerima fasilitas "wild card" serta delapan pemain kualifikasi.

Adapun para peserta di seri pertama, merupakan para petenis yang berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Italia, Belarusia, Moldova, Australia, Jepang, Taiwan, India, Korea Selatan, Uzbekistan, Taijikistan, Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia.

Sedangkan untuk seri kedua, akan ada peserta yang juga berasal dari Inggris, Kanada dan China. Susan menilai, dengan tambahan negara ini sangat penting untuk menambah jam terbang dari petenis Tanah Air.

"Ini memang sekaligus untuk ajang para pemain untuk latihan menuju Asian Games. Tapi turnamen ini bukan menjadi seleksi untuk masuk tim pelatnas," ujarnya.

Dalam penyelenggaraan turnamen ini, PP Pelti didukung oleh perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan dengan dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) PT TEZ Capital & Finance sebagai sponsor.

Presiden Komisaris TEZ Arwin Rasyid mengatakan pihaknya tidak mematok target apa pun dari turnamen ini selain itu, TEZ juga tidak menutup kemungkinan akan mensponsori kembali ajang kejuaraan tenis kategori womens.

"Kami ingin melihat terlebih dulu kontribusi di event ini. Tentunya kalau berjalan baik dan ada kesempatan kami bukan tidak mungkin mensponsori kembali dan yang lainnya," tuturnya di lokasi yang sama.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini