nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurang Enak Badan, Gregoria Mariska Berjuang demi Tiket 8 Besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 19 Oktober 2017 17:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 19 40 1798680 kurang-enak-badan-gregoria-mariska-berjuang-demi-tiket-8-besar-kejuaraan-dunia-bulu-tangkis-junior-2017-gLHjB8Ek0e.jpg Gregoria Mariska (Foto: PBSI)

YOGYAKARTA – Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, menunjukkan perjuangannya hingga lolos ke perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017 yang berlangsung di GOR Among Rogo, Kamis (19/10/2017). Pemain berusia 18 tahun itu menang atas Zhiyi Wang dengan rubber set 21-18, 19-21 dan 21-12.

Sempat mengalami penanganan medis di set kedua, pelatih tunggal putri yakni Jeffer Rosobin mengatakan Gregoria memang sedang tidak enak badan. Tapi, peraih medali perunggu SEA Games 2017 itu tetap memaksa bermain, apalagi ini merupakan tahun terakhir baginya tampil di kejuaraan junior.

“Gregoria hari ini kurang enak badan. Mau memaksakan di game kedua tapi nafasnya agak sulit. Game kedua dia sudah leading, namun kondisinya kurang baik. Game ketiga coba dimotivasi lagi, supaya tetap fokus. Karena start game ketiga lapangannya lebih enak. Kalau kondisi normal, saya yakin Gregoria bisa menang straight game,” ungkap Jeffer, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (19/10/2017).

Baca juga Gregoria Mariska dan Aurum Maju ke Perempatfinal, Indonesia Pastikan 1 Tiket Semifinal di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2017

Pada babak perempatfinal, Indonesia akan mendapatkan satu tiket semifinal karena Gregoria akan bertemu rekannya sendiri yakni Aurum Oktaviana Winata. Rekan Gregoria itu maju ke perempatfinal setelah mengalahkan tunggal Vietnam Thi Anh Thu Vu dengan dua set langsung 21-13 dan 21-19.

“Sudah mau ke semifinal, saya berharap yang terbaik saja buat mereka berdua. Mudah-mudahan Gregoria recovery jadi bisa lebih maksimal di lapangan. Performa mereka bagus, mudah-mudah ke depannya lebih bagus lagi,” tambahnya.

“Tapi mereka harus lebih kerja keras lagi karena lawan akan lebih sulit. Harus berani dan tidak gampang menyerah. Harus ekstra segalanya. Speed dan fokus harus ditingkatin, lebih berani dan percaya diri,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini