Image

Vinales Masih Berpeluang Jadi Juara, Rossi Tak Tutup Kemungkinan Adanya Team Order

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 15:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 13 38 1794669 vinales-masih-berpeluang-jadi-juara-rossi-tak-tutup-kemungkinan-adanya-team-order-5kGoLabwKc.jpg Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi (Foto: Laman Resmi MotoGP)

MOTEGI – Kejuaraan MotoGP 2017 hanya menyisakan empat balapan lagi. Untuk saat ini, peluang paling besar untuk menjadi juara dipegang oleh pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang menjadi pemuncak klasemen pembalap sementara dengan raihan 224 poin.

Menyusul Marquez, terdapat pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, yang menduduki peringkat kedua dengan torehan 208 poin. Sementara itu posisi ketiga ditempati oleh pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, dengan koleksi 196 poin.

(Baca juga: Miliki Layout Berbeda, Rossi Akui Bakal Alami Kesulitan di Motegi)

Bahkan perebutan gelar juara musim ini masih bisa diikuti hingga pembalap yang menempati posisi kelima, yakni Valentino Rossi, yang saat ini mengumpulkan 168 poin. Menyisakan empat balapan lagi, itu tandanya masih ada 100 poin yang bisa dikumpulkan Rossi untuk mengudeta posisi Marquez di puncak.

Kendati demikian, bila menilik peluang lebih besar, jelas Vinales memiliki kesempatan yang lebih baik ketimbang Rossi untuk menjadi juara dunia musim ini. Bahkan, banyak pihak yang berspekulasi bahwa Yamaha akan melakukan Team Order demi membuat Vinales menjadi juara dunia.

Namun begitu, Rossi menerangkan bahwa saat ini dirinya tidak sedang bekerja sama demi membuat Vinales menjadi juara (Team Order). Meskipun, tidak dipungkiri oleh Rossi bahwa kesempatan untuk melakukan Team Order bisa saja terjadi bila jarak Vinales dengan pimpinan klasemen benar-benar dekat.

“Pada saat ini tidak ada (Team Order). Biasanya Yamaha tidak melakukannya. Namun, itu tergantung pada kejuaraan. Jika jaraknya sangat dekat, mungkin saja itu terjadi,” jelas Rossi, menyadur dari Speedcafe, Jumat (13/10/2017).

“Ini merupakan situasi yang menarik karena ketiga tim pabrikan (Yamaha, Honda, Ducati) memiliki pembalap kedua yang cepat dan mungkin bisa menolong pembalap pertama untuk kejuaraan,” lanjut Rossi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini