Image

Proses Berliku, Voni Darlina Sebut Butuh Usaha Keras untuk Masuk Pelatnas Soft Tenis Asian Games 2018

ant, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 08:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 12 40 1793813 proses-berliku-voni-darlina-sebut-butuh-usaha-keras-untuk-masuk-pelatnas-soft-tenis-asian-games-2018-4pJklAlLFH.jpg Ilustrasi Soft Tenis. (Putri Utami/Okezone)

JAKARTA  - Mantan petenis tanah air Voni Darlina yang mulai tahun ini "banting setir" ke cabang soft tenis, mengakui persaingan masuk ke pelatnas Asian Games 2018 takkan mudah. Pasalnya, kata dara kelahiran 14 Mei 1995 ini, selain harus bisa masuk ke fase empat besar Kejuaraan Nasional yang berlangsung pada 10-14 Oktober 2017 di Jakarta, juga harus bisa bermain baik di Seleksi Nasional pada 15-16 Oktober 2017 melawan pemain pelatnas.

"Bagi saya tidak akan mudah untuk masuk ke Pelatnas, karena selain harus bermain baik di Kejurnas, di Seleknas juga harus bisa mengatasi pemain Pelatnas yang sudah lebih berpengalaman dari saya di soft tenis," kata Voni saat ditemui di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta.

Voni yang mengaku baru bermain soft tenis sejak awal 2017 ini menyebut dirinya masih belum cukup kuat menyaingi para pemain Pelatnas seperti Dwi Rahayu Pitri, Angelica Irena Lontoh, Anadeleyda Kawengian, Dede Tari Kusrini dan Siti Nur Arasy. Padahal, dirinya mencetak kemenangan dengan hasil sempurna 4-0 hingga menjadi juara Kejurnas nomor tunggal putri.

Selama periode menekuni soft tenis, Voni sempat menjadi wakil Indonesia pada Kejuaraan Asia di Chiba, Jepang (2016) dan Anseong, Korea Selatan (2017). Namun, hasil yang didapatkannya tidak memuaskan karena harus tersingkir di fase-fase awal.

Meski begitu, Voni menyatakan tidak akan mundur sebelum bertanding kendati berat dan dia masih harus banyak mempelajari hal-hal baru di soft tenis, karena dia bermimpi membela Indonesia di Asian Games 2018.

"Saya berkeinginan bisa membela Merah Putih di Asian Games 2018, tapi kan seleksi Pelatnas pasti berat. Namun, saya tetap akan berusaha sebaiknya untuk mewujudkan itu," kata mahasiswi Ilmu Keolahragaan UNJ tahap akhir tersebut.

Dalam dunia tenis sendiri, Voni yang bertinggi 170 sentimeter itu, dikenal sebagai salah satu "rising star" tenis Indonesia karena di usianya yang belum genap 17 tahun, Voni sudah menjuarai beberapa turnamen dalam negeri. Sebut saja juara turnamen Master Nasional, Seri III Sirkuit Tenis Nasional PELTI, Garuda Tennis Masters dan kejuaraan lainnya.

Akan tetapi, selepas cedera tulang belakang yang menderanya, seakan memutuskan harapannya untuk bermain baik di level senior hingga akhirnya dia memutuskan banting stir ke soft tenis.

"Kalau ditanya ada rencana ke tenis, kalau saya jelek di soft tenis mungkin akan coba, tapi dengan umur segini saya rasa sudah nanggung dan memang saya berencana serius saja di soft tenis," tuturnya menambahkan.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini